Gugatan Kobalen dan Eko Berlanjut Pembuktian

Tim_Wow    •    Senin, 22 Juli 2019 | 17:19 WIB
Pilkada
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

JAKARTA,www.wowbabel.com  -- Gugatan Partai Gerindra atas nama Kobalen dan Partai Demokrat dengan pemohon Eko Wijaya calon anggota DPR RI daerah pemilihan Bangka Belitung dilanjutkan ke tahap pembuktian. Sedangkan 14 perkara gugatan dalam sidang yang digelar hakim panel 1 Mahkamah Konstitusi dihentikan.

Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan 14 perkara di 6 provinsi yang tidak dilanjutkan ke tahap pembuktian dari panel 1, Senin (22/7/2019).  Keempat belas perkara yang tidak dilanjutkan terdiri atas 6 provinsi.

"Menghentikan bagian perkara-perkara yang tidak dilanjutkan pada tahapan pemeriksaan persidangan dengan agenda pembuktian," kata Ketua MK Anwar Usman di dalam sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (22/7/2019). 

Sebagai informasi, panel 1 menyidangkan gugatan pemilu legislatif terdiri atas Provinsi Jawa Timur, Sumatera Utara, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Aceh, DKI Jakarta, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, dan Jambi. 

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Bangka Belitung  mendalilkan dalam permohonannya terjadi kesalahan saat rekapitulasi perolehan suara yang mencapai 8.397 suara saat rekapitulasi suara Pemilu Legeslatif 2019 untuk pemilihan DPR RI Dapil Bangka Belitung.

Kuasa hukum Partai Gerindra mendalilkan bahwa kesalahan tersebut didasarkan pada form C1 yang ada di Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur, dan Kotamadya Pangkal Pinang.

Atas perbedaan tersebut, Pemohon memohonkan agar Panel Hakim menetapkan hasil perolehan yang benar menurut Pemohon bagi Partai Gerindra dan caleg Gerindra adalah 84.150 suara.

Dalam sidang tersebut juga, Partai Demokrat mengalami kerugian terjadinya selisih pencatatan hak pilih DPTb dan DPK pada tingkat Kabupaten Belitung. Temuan selisih pada jenis pemilihan ini pada DPTb,  menurut kuasa hukum Eko Wijaya, berada di Kecamatan Muntok dan Kecamatan Tempilang. Sedangkan untuk DPK, ditemukan selisih di Kecamatan Tanjung Pandan di Kelurahan Kota, Kelurahan Parit, dan Desa Air Saga.

Untuk itu, melalui petitum Pemohon memohonkan agar Mahkamah menyatakan batal sebagian keputusan KPU untuk Daerah Pemilihan Provinsi Bangka Belitung terkait Pemilihan Angota Legislatif tingkat DPR RI. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL