Justiar Kenalkan KISS ke Wabup OKI

Foto bersam ausai penandatanganan kerjasama antara Pemkab basel dan Pemkab OKI. (Astoni/wowbabel)
Foto bersam ausai penandatanganan kerjasama antara Pemkab basel dan Pemkab OKI. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).  Penandatanganaan kerjasama kedua pemerintah daerah tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Basel, Justiar Noer, Jum'at (26/7/2019).

Pemerintah Kabupaten Basel dengan Pemerintah Kabupaten OKI akan bekerjasama di bidang Perhubungan Laut, Kependudukan, Perikanan serta di sektor Pariwisata.

Penandatangan kerjasama antar pemerintah itu dihadiri langsung Bupati Basel Justiar Noer serta pejabat teras Pemkab Basel. Sementara Pemerintah Kabupaten OKI diwakili Wakil Bupati, Dja'far Shodiq serta turut hadir pejabat teras Pemkab OKI.

Sebelum menandatangani MoU kerjasama, Bupati Basel Justiar Noer terlebih dahulu memaparkan kondisi geografis Pemkab Basel yang sangat strategis terutama dibidang transportasi laut, yang mana dekat dengan Ibu Kota Jakarta, serta perairan Bangka Selatan dilewati jalur pelayaran internasional.

"Kita memiliki Pelabuhan Sadai, yang mana jarak Sadai dengan Jakarta hanya 214 Mil dan dapat ditempuh dalam waktu 12 jam. Selain pengembangan pelabuhan, kita sedang mengembangkan kawasan Industri di kawasan Sadai,"  ujar Justiar Noer.

Justiar juga memaparkan besarnya potensi kelautan yang dimiliki Bangka Selatan, yang mana Bangka Selatan pemasok 40 persen cadangan ikan Provinsi Babel.

Kepada Wartawan Justiar mengatakan, Bangka Selatan menjalin kerjasama dengan OKI salah satunya sebagi bentuk tindak lanjut rencana pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka. Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Pulau Bangka, tepatnya di Desa Sebagin Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan dengan Kabupaten OKI.

"Jadi perlu perencanaan pembangunan yang berorientasi jangka panjang seperti Kawasan Industri Sadai dan Sekitarnya (KISS) dan minopolitan di bagian timur, agropolitan dan kawasan perkotaan baru di bagian barat yang merupakan potensi untuk dapat dikembangkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Ogan Komering Ilir," kata Justiar.

Dengan adanya kerjasama antar daerah pemerintah OKI tersebut, diharapkan adanya percepatan pembangunan baik di Kabupaten Bangka Selatan maupun di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sementara Bupati Kabupaten OKI yang diwakili Wakil Bupati, Dja'far Shodiq mengatakan, penandatangan kerjasama dengan Pemerintah Bangka Selatan dinilai cukup penting mengingat kedua daerah tersebut nantinya akan terhubung langsung dengan adanya Jembatan Sumatera-Bangka.

"Dari empat bidang kerjasama terdapat dua skala prioritas yang kami nilai cukup penting pertama dibidang pertanian dan perhubungan. Dibidang pertanian kami di OKI penghasilan beras sudah cukup tinggi disana sehingga rencana akan kita masukkan juga kesini, sementara perhubungan mengingat laporan yang kami terima masyarakat OKI sudah berapa persen ada di Basel dan ada persoalan seperti transportasi ilegal, sehingga ini akan kita bahas, kita tekan dan bina agar kedepannya  tidak ada lagi persoalan transportasi," ujar Dja'far. (ADV)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL