Menanti Adu Strategi dan Gagasan Kader HMI di Musda KNPI Belitung

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 26 Juli 2019 | 22:50 WIB
Opini
Bambang Suherly, S. Ikom (Sekretaris MD KAHMI Belitung Timur)
Bambang Suherly, S. Ikom (Sekretaris MD KAHMI Belitung Timur)

PERHELATAN Musda DPD KNPI Kabupaten Belitung yang akan dilaksanakan Sabtu, 27 Juli 2019 di Green Tropical Village Tanjungpandan, tentunya sangat menarik perhatian dari semua kalangan. Baik itu politisi, akademisi, aktivis organisasi dan pemuda serta masyarakat Belitung.

Karena di ajang Musda KNPI tersebut dipastikan akan ada tiga kader organisasi Himpunan Mahasiswa Islam yang akan saling memperebutkan kursi nomor satu di KNPI Belitung. Ini menarik karena dari sekian banyak kandidat yang akan maju, tiga kader HMI sampai saat ini masih unggul dalam polling.

Berbicara kepemudaan tentunya bagi tiga orang kader HMI ini sudah khatam. Karena di HMI, kader dicetak memang untuk jadi seorang pemimpin, yang punya wawasan intelektual dan pelatihan kaderisasi islam didalamnya. Pemuda sebagai pembaharu harus mampu menjadi ikon tersendiri agar memiliki pondasi yang kokoh ditengah banyaknya terpaan politisi yang yang terjebak dalam lingkaran pragmatis.

Disini penulis coba menelusuri jejak rekam masing-masing kandidat HMI yang akan bersaing di bursa ketua KNPI Belitung. Pertama, Mifta selain berhimpun di HMI juga merupakan aktivis pemuda yang pernah memegang pucuk pimpinan tertinggi di Ikatan Keluarga Pelajar Belitung (IKPB) pusat sebagai Ketua. Alumnus mahasiswa perikanan Bandung ini sekarang sedang menyelesaikan program pasca sarjana di UNPAD.

Banyak penghargaan yang sudah didapatkan oleh mifta semasa berorganisasi. Salah satu bentuk nyata kiprahnya yaitu pernah memimpin aksi menolak kapal isap di DPRD Belitung Timur sampai audiensi di DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kita lanjut kepada kandidat yang kedua M. Hafrian Fajar atau lebih akrab dipanggil Jarwok adalah alumni mahasiswa ekonomi UII Yogyakarta. Kader HMI yang berasal dari kampus dimana organisasi gerakan mahasiswa ini lahir dan berdiri pernah berkiprah sampai kepengurusan cabang HMI Yogyakarta.

Pemuda yang semasa kuliah juga aktif di LEM FE UII atau Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas itu juga gemar dengan organisasi ekstra kampus yaitu MAPALA (Mahasiswa Pencinta Alam) ini siap maju di musda KNPI Belitung berbekal pengalaman organisasi baik diintra kampus dan ekstra kampus karena semangat kemandirian dalam sumpah pemuda harus menjadi energi dan spirit menuju pemuda belitong lebih baik.

Yang terakhir Indra Anyin, yang merupakan produk lokal HMI Akademi Manajemen Belitung (AMB) ini juga menyatakan siap maju. Berbekal pengalaman di Pemuda Pancasila, Anyin ingin menakhodai KNPI Belitung agar lebih memiliki taring berbicara pemuda belitong ditingkatan nasional.

Tinggal melihat sejauh mana upaya mereka dalam meyakinkan OKP yang ada di Belitung dalam penyampaian baik visi dan misi mereka dalam musda besok. Siapapun yang akan terpilih ketiganya bagaimanapun adalah kader HMI, saudara yang tidak mungkin terjadi saling fitnah atau menjelekkan masing-masing.

HMI patut berbangga karena ada tiga kader yang akan menorehkan sejarah di KNPI Belitung saat ini siapapun orangnya nanti yang akan terpilih. Kita tunggu adu strategi dan gagasan dari masing-masing kandidat ini yang akan terus mengobarkan semangat kepemudaan dan sinergisitas bagi pembangunan di Belitung. (***)

Bambang Suherly, S. Ikom /Sekretaris MD KAHMI Belitung Timur

www.wowbabel.com menerima opini dan artikel dari warga. Kirimkan artikel Anda ke email wowbabelpkp@gmail.com. Artikel yang masuk akan dilakukan proses penyuntingan, dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Halaman