Usai Dari Kantor Menteri Susi, Nelayan Basel Bakal Geruduk Istana Negara

Aston    •    Jumat, 26 Juli 2019 | 07:47 WIB
Nasional
Kodi dan Abdul nelayan Bangka Selatan saat berada di Kementerian Kelautan dan Perikanan.(dag/wb)
Kodi dan Abdul nelayan Bangka Selatan saat berada di Kementerian Kelautan dan Perikanan.(dag/wb)

TOBOALI , www.wowbabel.com -– Aktivis Nelayan Bangka Selatan Kodi Midahri berencana akan menggelar aksi di depan Istana Negara jika persoalan kapal trawl di daerah setempat tak juga ditindak aparat.

"Pihak KKP berjanji akan menyurati pihak berwenang di Bangka Belitung untuk menindak aktivitas trawl, namun jika dalam waktu dekat pihak berwenang di Babel tidak juga memberantas trawl maka jangan salahkan nelayan akan melakukan aksi di Istana Presiden," kata Kodi

Ia menegaskan akan terus berjuang agar perairan Bangka Selatan bebas dari aktivitas kapal trawl yang dinilai merusak ekosistem laut.

“Sudah cukup kami bersabar, kita sangat kecewa dengan penegak hukum di Babel, kalau trawl di bawah 10 GT diberi kebijakan dengan hanya jaring trawl yang disita sementara kapal dan nelayan dibina maka akan hancur, orang maling juga merupakan mata pencariannya. Pembinaan itu memanfaatkan kesempatan dengan menyebutkan nelayan kecil, belum lagi kapal compreng atau kapal penangkap cumi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada Kapolda Babel, Gubernur Babel serta Kapolres Basel kalau kapal trawl masih beroperasi di seputaran laut Basel, khususnya di perairan laut Karang Ajang yang merupakan salah satu surga ikan di daerah setempat.

“Nelayan tertindas dimana perwakilan rakyatnya, pelayan masyarakat, Pemda serta penegak hukumnya dan institusi terkait, apakah ini memang sengaja dibiarkan," tukas Kodi.(as/wb)



MEDSOS WOWBABEL