Dapat Peringatan DKPP, Davitri Cs Legowo

Firman    •    Rabu, 31 Juli 2019 | 20:16 WIB
Lokal
Ketua KPU Bangka Belitung,  Davitri.(dok)
Ketua KPU Bangka Belitung, Davitri.(dok)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melalui keputusan sidang etik menjatuhkan sanksi tertulis berupa teguran peringatan kepada lima orang anggota Komsi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung.

Baca Juga; Seluruh Komisioner KPU Babel Dinyatakan Langgar Kode Etik

Kelimanya dijatuhi sanksi setelah DKPP melakukan sidang etik terkait pengaduan dugaan pelanggaran etik bakal calon legislatif atas nama Dedy Yulianto.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung Davitri membenarkan sanski teguran yang diberikan DKPP. Pihaknyapun menerima sanksi yang dijatuhi DKPP.

"Akan tetapi terkait teguran atau keputusan yang disampaikan DKPP tersebut, ya kita terima karena itu adalah keputusan DKPP kita harus menghormati dan hargai," ungkap Davitri, ketika dikonfirmasi wowbabel.com, Rabu (31/7/2019).

Davitri mengakui jika mereka berlima mendapatkan teguran itu termasuk dirinya sebagai Ketua KPU Babel.

"Semua komisioner mendapatkan teguran dari DKPP, baik itu Ketua saya sendiri dan empat orang anggota mendapatkan peringatan," kata Davitri.

Davitri menambahkan, dengan adanya teguran tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya.

"Intinya dari pada teguran itu, kita ke depan akan jadikan itu adalah bahan evaluasi buat kita semua," tukas Davitri.

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia menjatuhkan sanksi peringatan kepada lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lima komisioner  Davitri, Guid Cardi, Pujiarti, Deni, dan Fahrurrozi dinyatakan hakim DKPP melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara Pemilu.(fn/wb)

Halaman