Bakamla Amankan 500 Ton BBM Illegal dan Satu KIP Timah

Barly    •    Jumat, 23 Agustus 2019 | 17:58 WIB
Nasional
Tim Opsus Indonesia Coast Giard (IDNCG) Bakamla RI, menangkap satu unit Kapal Isap Produksi (KIP) Timah, yang sedang melakukan pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dengan empat kapal tanker diperairan Bangka Belitung.(dag/wb)
Tim Opsus Indonesia Coast Giard (IDNCG) Bakamla RI, menangkap satu unit Kapal Isap Produksi (KIP) Timah, yang sedang melakukan pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dengan empat kapal tanker diperairan Bangka Belitung.(dag/wb)

BELINYU, www.wowbabel.com -- Tim Opsus Indonesia Coast Giard (IDNCG) Bakamla RI, menangkap satu unit Kapal Isap Produksi (KIP) Timah, yang sedang melakukan pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dengan empat kapal tanker diperairan Bangka Belitung.

Setelah dilakukan pemeriksaan aktivitas pengiriman BBM tersebut, tidak dilengkapi dokumen sah dan ternyata BBM itu merupakan minyak cong atau minyak olahan masyarakat alias bukan hasil produksi Pertamina.

"Kesalahan yang dilakukan empat kapal tanker, antara lain Kapal Tanker tidak memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), tidak memiliki ijin transpor BBM ditengah laut, Perijinan kapal tanker tidak terdaftar di pertamina, ijin harga minyak tidak ada, dan terakhir kualitas minyak yang tidak sesuai dengan pertamina. Sementara untuk KIP Timah kesalahanya yakni melakukan aktifitas penambangan tidak ada izin," jelas, Sestama Bakamla RI, S. Irawan, saat jumpa wartawan, di Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu, Bangka, Jumat (23/8/2019).

Dia mengatakan, ada sekitar 500 ton BBM yang mereka amankan. Dia juga menduga barang tersebut diduga berasal dari Jambi sejumlah 430 ton dan 70 ton berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.

"Kapal-kapal yang kita amankan diduga kuat melaksanakan kegiatan illegal," tegasnya.

Disamping untuk aktifitas penambangan KIP, petugas mensinyalir minyak illegal ini akan diselundupkan keluar negeri.

"Tidak menutup kemungkinan (diselundupkan ke luar negeri--red), karena saat kita tangkap ada enam orang WNA yang turut kita amankan dari atas kapal," terangnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, tangkapan ini secara simbolis diserahkan Sestama Bakamla RI, kepada pihak Polda Bangka Belitung.(dag/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE