Empat Perusahaan di Bangka Selatan Enggan Kembalikan Temuan BPK

Aston    •    Rabu, 04 September 2019 | 15:12 WIB
Lokal
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Inspektorat Pemkab Basel, PD Marpaung.(as/wb)
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Inspektorat Pemkab Basel, PD Marpaung.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Sebanyak empat perusahaan di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), enggan mengembalikan temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Tahun anggaran 2018.

Hal itu dibenarkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Inspektorat Pemkab Basel, PD Marpaung.

"Ada empat perusahaan yang belum mengembalikan temuan BPK Tahun anggaran APBD Basel 2018," Kata PD Marpaung, Rabu (4/9/2019).

Ia mengatakan, total yang harus dikembalikan empat perusahaan itu sebesar Rp143Juta. Hingga batas akhir masa tindak lanjut 60 hari dari temuan BPK, keempat perusahaan tersebut belum mengembalikan.

"Batas akhir masa tindak lanjut temuan BPK berakhir pada akhir bulan Agustus kemarin," tutur Marpaung.

Ia mengungkapkan, keempat perusahaan itu tercatat mendapat kegiatan di Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).

"Kategori temuan berupa kekurangan volume, overlap jasa konsultasi dan denda keterlambatan," tukas Marpaung. (as/wb)

Berikut Daftar Perusahaan Belum Mengembalikan Temuan BPK RI;

1. CV. Prakarsa Unggul

    -  Overlap Jasa Konsultasi (Dinas Pendidikan)

    -  Sisa Rp 56Juta

 

2. CV. Tata P'Setya

    - Overlap Pekerjaan (Dinas   Pertanian)

    - Sisa Rp 4,3Juta

 

3. CV. Koba Teknik Konsultan

    - Overlap Jasa Konsul



1   2