Erzaldi : Industri Timah Masih Menjadi Penopang Ekonomi Babel

Abeng    •    Rabu, 04 September 2019 | 09:39 WIB
Nasional
Asia Tin Week 2019 digelar di Hilton Xi An, Provinsi Shensen China, Rabu (4/9/2019).(ana/wb)
Asia Tin Week 2019 digelar di Hilton Xi An, Provinsi Shensen China, Rabu (4/9/2019).(ana/wb)

XIAN,www.wowbabel.com -- Industri timah yang akan dikembangkan pemerinth menjadi penopang ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Penataan penambangan dan regulasi yang menjamin keberlangsungan pertambangan timah dengan menjaga cadangan perlu dilakukan.

Demikian disampaikan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat tampil sebagai pembicara dalam Koferensi Asin Ten Week di Hilton Xi An, Provinsi Shensen China, Rabu (4/9/2019).

"Pertambangan timah sekarang ini lebih kepada menerapkan pertambangan yang baik yang berkelanjutan sehingga menjamin kebutuhan industri timah dunia, khususnya pemerintah Indonesia yang akan mengembangkan industri timah," kata Erzaldi dalam pidatonya.

Pemerintah daerah kata Erzaldi memiliki beberapa regulasi dalam hal pertambangam timah yang masih berkontribusi cukup besar terhadap ekonomi Bangka Belitung.

Beberapa regulasi ini mampu menekan aktifitas penambangan liar dan ekspor ilegal yang terjadi 20 tahun lalu.

"Akibat penambangan timah secara ilegal berdampak keruskan lingkungan di Babel, bisnis pertimahanpun tidak berjalan baik karena rusaknya cadangan. Regulasi pemerintah yang diterapkan saat ini mampu menekan kegiatan penambangan ilegal dan ekspor timah ilegal," tukas Erzaldi. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL