Kepada Peserta Asia Tin Week, Erzaldi Promosi Bursa Timah JFX

Abeng    •    Rabu, 04 September 2019 | 09:53 WIB
Nasional
Asia Tin Week 2019 di Xian, Provinsi Shensen, China, Rabu-Kamis (4-5/9/2019).
Asia Tin Week 2019 di Xian, Provinsi Shensen, China, Rabu-Kamis (4-5/9/2019).

XIAN,www.wowbabel.com -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyampaikan kepada peserta Konferensi Timah Asia keberadaan pasar fisik timah yang baru milik Indonesia Jakarta Future Exchange (JFX). Konferensi yang diikuti oleh perusahaan pertambangan timah di Asia dan para pembeli timah dunia dilaksanakan di Kota Xi An, Provinsi Shensen, China, Rabu-Kamis (4-5/9/2019).

"Sebelumnya kami punya pasar fisik timah ICDX, sekarang baru kami resmikan pasar timah baru di Indonesia Jakarta Future Exchange (JFX) agar para pembeli memiliki alternatif . Keberadaan pasar bursa agar memberikan dampak ekonomi kepada masayarakat dari kegiatan bisnis pertimahan di Babel. Kami berharap industri timah ini makin memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah," kata Erzaldi di depan peserta Asia Tin Week 2019.

Pasar timah JFX lanjut Erzaldi kerjasama antara PT Timah dengan JFX dengan memanfaatkan gudang milik perusahaan negara BGR yang lebih menjamin keberadaan barang berupa timah batangan yang sekaligus keamanan barang.

"Dampak lainnya persaingan bisnis pertimahan makin sehat, pembeli memiliki alternatif mencari bantang dan dari sisi keamanan terjamin," ujar Erzaldi.

Bursa timah JFX diluncurkan pada pertengahan Agustus 2019 di Ketapang, Pangkalbalam, Bangka Belitung. Saat peresmian lasar ini langsung dilakukan ekspor timah batangan 1.400 ton lebih.

Saat konferensi, Erzaldi juga mengatakan industri timah yang akan dikembangkan pemerintah menjadi penopang ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Penataan penambangan dan regulasi menjamin keberlangsungan pertambangan timah dengan menjaga cadangan perlu dilakukan.

PT Timah Tbk sebagai perusahaan penambangan milik negara merupakan perusahaan tambang timah terbesar di Indonesia menurut Erzaldi sudah memberikan kontribusinya bagi masyarakat dan daerah di Bangka Belitung melalui dana social corporate responsibility (CSR), reklamasi lahan bekas tambang, dan penggunaan tekhnologi ramah lingkungan dalam kegiatan eksploitasi.

Oleh sebab itu, Erzaldi berharap PT Timah mampu menjadi perusahan yang bisa menerapkan penambangan yang baik, berkelanjutan dan bersahabat terhadap lingkungan.

"Pertambangan timah masih memberi kontribusi yang besar bagi ekonomi masyarakat dan daerah di Babel," tukas Erzaldi. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL