Stisipol Pahlawan 12 Resmikan Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan

Robby_Salim    •    Sabtu, 07 September 2019 | 11:54 WIB
Lokal
Stisipol Pahlawan 12 menggelar seminar Nasional dengan tema “Sinergitas dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan 2030”, Kamis (5/9/2019) di Graha Kampus Stisipol  bersamaan dengan peresmian Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan & Perubahan Iklim.(ist)
Stisipol Pahlawan 12 menggelar seminar Nasional dengan tema “Sinergitas dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan 2030”, Kamis (5/9/2019) di Graha Kampus Stisipol bersamaan dengan peresmian Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan & Perubahan Iklim.(ist)

SUNGAILIAT,www.wowbabel.com – Stisipol Pahlawan 12 menggelar seminar Nasional dengan tema “Sinergitas dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan 2030”, Kamis (5/9/2019) di Graha Kampus Stisipol  bersamaan dengan peresmian Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan & Perubahan Iklim.

Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dari  Smeru Research Institue Jakarta yang juga menjadi partner kampus Stisipol dalam menjalankan Pusat Studi yang baru saja diresmikan. Selain itu, hadir pula pembicara dari PT Timah dan Ketua Stisipol Pahlawan 12.

Pada acara ini panitia mengundang perwakilan dari berbagai pihak untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDSs) agar bisa bersinergi dan memberikan sumbangsih dalam bidang masing-masing seperti perwakilan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Perwakilan BEM Universitas di Bangka Belitung, mahasiswa serta staff dan dosen Stisipol.

“Dengan mengundang berbagai pihak dari berbagai latar belakang, saya harap kita semua dapat bekerja sama mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan 2030.  Perlu adanya keseimbangan antara sektor ekonomi, social, dan lingkungan serta penelitian yang fokus dalam mengimplementasikan konsep ini. Oleh karena itu, pusat studi baru ini diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung SDGs, ” ungkap Darol Arkum, Ketua Stisipol Pahlawan 12 ketika memberikan kata sambutan.

Sementara itu Akhmadi, selaku Peneliti dari Smeru Research Ins



1   2