Putusan PN dan PT Ditolak MA, Mantan Kades Belo Terbukti Korupsi

Chairul Aprizal    •    Kamis, 12 September 2019 | 16:24 WIB
Lokal
Kasi Pidsus, Kepala Kejari dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)
Kasi Pidsus, Kepala Kejari dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat (Babar) menyampaikan salinan petikan putusan dari MA (Mahkamah Agung) terhadap putusan terdakwa Mantan Kades Belo Laut Amrin Saimi yang dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Kepala Kejari Babar Helena Octavianne,SH.,MH yang didampingi Kasi Pidsus Dr.Agung Dhedi Dwi Handes,SH.,MH dan Kasi Intelijen Mario Nicolas,SH menyampaikan hal itu kepada sejumlah wartawan di kantornya, Kamis (12/09/2019).

"Yang mana dalam putusan mahkamah agung tersebut intinya pertama menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi II yaitu terdakwa dan penasehat hukumnya," disampaikan Kasi (Kepala Seksi) Pidsus (Pidana Khusus) Kejari, Agung.

Agung mengatakan MA mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi I Penuntut Umum Kejari Bangka Barat dan membatalkan putusan pengadilan Tipikor PT (Pengadilan Tinggi) Bangka Belitung tertanggal 7 Februari 2019 yang menguatkan putusan pengadilan Tipikor PN (Pengadilan Negeri) Pangkalpinang pidana penjara 1 tahun 6 bulan tertanggal 3 Januari 2019. 

Sehingga, kata Agung, Mantan Kades Belo laut dinyatakan korupsi dan dijatuhi pidana kurungan penjara selama 5 tahun denda sebesar Rp200 juta atau kurungan selama 6 bulan.

Selain itu dikenakan juga pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp.970.901.511,00 dengan jangka waktu 1 bulan.

"Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan maka harta benda akan disita



1   2      3