Saat Dirazia, Tambang di Parit Enam Tidak Beraktifitas

HendriDede    •    Kamis, 12 September 2019 | 15:14 WIB
Lokal
Tim gabungan melakukan penertiban aktifitas tambang liar yang beroperasi di wilayah Kota Pangkalpinang, Kamis (12/9/2019).(hen/wb)
Tim gabungan melakukan penertiban aktifitas tambang liar yang beroperasi di wilayah Kota Pangkalpinang, Kamis (12/9/2019).(hen/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tim gabungan melakukan penertiban aktifitas tambang liar yang beroperasi di wilayah Kota Pangkalpinang, Kamis (12/9/2019).

Pada penertiban kali ini, TNI/Polri dan Sat Pol PP Kota Pangkalpinang melakukan penertiban di kawasan Tempat Pembuangan akhir (TPA) Parit Enam. Namum saat tiba di lokasi, petugas tidak menemukan adanya aktifitas penambangan di kawasan tersebut.

"Ternyata setelah kami datangi lokasi tidak ada aktifitas penambangan termasuk peralatannya, kemungkinan razia gabungan ini bocor," kata Kabag Ops Polres Pangkal Pinang, Kompol Jadiman Sitohang.

Kompol Jadiman menyebut, jika dilihat dari aktifitas penambangan di lokasi tersebut, menurutnya kemungkinan besar para pekerja masih beroperasi pada hari sebelumnya. Hal itu dikarenakan sebagian peralatan seperti mesin masih masih ada di lokasi dan siap digunakan.

"Ketika di lokasi tim menemukan delapan ponton dan itu langsung ditindak tegas dengan dimusnahkan," tegasnya.

Dia menegaskan, jika pihaknya mendapati para penambang, maka mereka akan dikenakan sanksi berupa Undang-Undang Minerba Pertambangan dan Perda Kota Pangkalpinang.

"Kami menyayangkan tidak ada orang dan barang-barang menambang sudah tidak ada lagi di lokasi. Info pengaduan masyarakat sudah beberapa hari lalu, sudah beberapa kali, dari itu kami berkoordinasi dgn rekan-rekan TNI dan Pol PP untuk melaksanakan razia gabungan," tukasnya.(hen/wb)