Warga Babel Penerima Subsidi Iuran BPJS Bertambah 41.473 Orang

Tim_Wow    •    Kamis, 12 September 2019 | 11:45 WIB
Nasional
DPRD bersama Wakil Gubernur mendatangi Kemensos memperjuangkan 41.473 warga yang belum terakomodir.(ist)
DPRD bersama Wakil Gubernur mendatangi Kemensos memperjuangkan 41.473 warga yang belum terakomodir.(ist)

JAKARTA,www.wowbabel.com -—Upaya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kpeulauan Bangka Belitung bersama Pemrov Babel memperjuangan 41.473 warga miskin untukmendapat subsidi iurang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terpenuhi.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mengakomodir kebutuhan dana untuk iuran 41.473 warga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung Didit Srigusjaya mengatakan jumlah masyarakat Bangka Belitung yang mendapatkan BPJS gratis dari pemerintah usat sebanyak 227.306 orang.

Berdasarkan data ditetapkan Kemensos No.84/HUK/2019 jumlah penduduk miskin Babel 268,779 orang.

“Berarti 41.473 orang yang belum terakomodir program BPJS bersumber dari subsidi pemerintah pusat. Maka kami DPRD bersawa Wakil Gubernur mendatangi Kemensos memperjuangkan 41.473 warga yang belum terakomodir dan keputusan bisa dipenuhi sehingga masuk dalam APBN 2020,” ujar Didit yang dihubungi via telepon selulernya, Kamis (12/9/2019).

DPRD Babel dan Wagub langsung mengadakan pertemuan dengan Kementrian Sosial RI untuk memperjuangkan BPJS gratis bagai warga Babel ini, “DPRD dan eksekutif langsung memperjuangkan usulan tersebut agar masuk dalam APBN 2020 sehingga 41,473 org ini dapat diakomodir,” kata Didit.

Jumlah masyarakat miskin berdasarkan data Kemensos, 41.473 orang dapat diakomodir untuk mendapatkan subsidi iuran BPJS dari pusat, sedangkan dari APBD Provinsi Babel Tahun 2020 sebanyak 50.000 orang dalam kategori layak mendapatkan subsidi.

“Insya Allah dalam pembahasan APBD 2020 tidak menutup kemungkinan akan ditingkatkan bagi masyarakat untuk mendapatkan BPJS subsidi dari Provinsi. DPRD minta agar subsidi ini harus tepat sasaran jangan sampai yang seharusnya mendapatkan tetapi tidak terakomodir. Kita berharap masyarakat memantau penerima BPJS subsidi baik dari pusat maupun provinsi. Kalau ditemukan penerima subsidi tidka tepat lapor ke DPRD,” tukas Didit.

Sebelumnya BPJS Kesehatan Provinsi Babel menyebutkan ada 40 persen dari 324.783 peserta mandiri yang menunggak iuran BPJS. Secara keseluruh jumlah kepesertaan JKN-BPJS Kesehatan di Babel sebanyak 1,110 juta dari 1,4 juta pendudukan Babel. Dari 1,1 juta lebih itu dibagikan dalam beberapa segmen. Pertama, Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD sebanyak 261.960 peserta, sedangkan untuk PBI APBN ada 219.365 peserta. Untuk PBI ini ada yang ditanggung pusat dan daerah.

Sedangkan untuk Mandiri sebanyak 324.783 peserta. Sisanya adalah kepesertaan yang ditanggung pihak perusahaan atau pekerja. Jumlah tunggakan iuran JKN-BPJS Mandiri se-Babel sebanyak 40% dari total jumlah kepesertaan mandiri 324.78 orang. (*)

Halaman