Permasalahan Timah China,  Peluang Indonesia (2)

Abeng    •    Jumat, 13 September 2019 | 13:32 WIB
Opini
Seminar Asia Tin Week 2019.(ana/wb)
Seminar Asia Tin Week 2019.(ana/wb)

Oleh Albana Wartawan Senior di Babel

 

MAMPUKAH PT Timah Tbk dari Indonesia menghadapi kompetisi timah global? Sebuah pertanyaan saat seminar Asia Tin Week 2019. Dalam forum yang dihadiri 234 delegasi dari berbagai negara baik produsen maupun konsumen timah dunia, PT Timah Tbk satu-satunya perusahaan yang mewakili Indonesia.

“Saya katakan, jika yang hadir dalam ruangan seminar ini adalah kompetitor kita,” ujar Riza Pahlevi Direktur Utama PT Timah Tbk saat obrolan selepas seminar dengan para jurnalis dan tim delegasi Indonesia dalam pertemuan Asia Tin Week 2019.

Penegasan Riza adalah beralasan, dia membawa wajah Indonesia dalam dunia timah global. PT Timah Tbk menghadapi kompetisi global yang sangat ketat. Dan itu terlihat saat  pemaparan awal seminar mulai dari David Bishop Managing Director Internastional Tin Association (ITA), Yang Yimin Vice President Yunan Tin Group hingga hari terakhir dari beberapa petinggi perusahaan industri hilir timah seperti Chu Bin Vice General Manager Yunan Tin Chemical Materials Co. Ltd, Xixue Liu Senior Enginering, Beijing COMPO adv Techonology Co. Ltd, dan Frederic Delforge Seniaor Trader, Traxys Europe.

Kompetitor bisnis timah global adalah pemain besar yang selama ini menguasai pusaran timah dunia, merka pun ada di beberapa negara. Diam-diam PT Timah Tbk, perusahaan penambangan timah milik



1   2      3      4