Lantai Kolam Renang Loka Tirta Rusak

Dwi H Putra    •    Sabtu, 21 September 2019 | 21:42 WIB
Sport
Kondisi salah satu bagian lantai Kolam Renang Loka Tirta Sungailiat. (Dwi HP/wowbabel)
Kondisi salah satu bagian lantai Kolam Renang Loka Tirta Sungailiat. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Kejuaraan Renang Bupati Bangka Cup III yang berlangsung di Kolam Renang Loka Tirta Sungailiat, mendapat perhatian dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pasalnya beberapa lantai kolam rusak dan line tertentu dikosongkan.

"Kejuaraan renang seperti ini tentunya untuk mencari bibit-bibit atlet yang berbakat, tapi kalau kondisi kolam renang yang rusak, apakah mungkin dapat memenuhi standart untuk para atlet renang," kata Kepala Dispora Babel, Soeharto di Sungailiat, Sabtu (21/9/2019). 

"Kami lihat beberapa lantai kolam ada keramik yang pecah, sehingga dalam Kejuaraan Bupati Bangka Cup III ini ada line tertentu yang dikosongkan dan tidak digunakan," ujarnya.

Soeharto menjelaskan secara fisik Kolam Renang Loka Tirta ini memang sudah memenuhi standar nasional, tetapi kondisi tersebut haruslah diperbaiki.

Terkait kondisi kolam yang demikian, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispapora) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka untuk segera memperbaikinya.

"Kedepan Kolam Renang Loka Tirta dibenahi untuk standart international yang nantinya akan dimainkan dalam Kejuaraan Nasional di Bangka,"  harap Soeharto. 

"Supaya nantinya tidak dikomplain daerah luar ketika ada even nasional maupun internasional di Babel, yang bertujuan agar Babel dapat terkenal dikancah luar negeri," paparnya. 

Sementara, Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bangka, Hengki Susanto, mengatakan rusaknya lantai Kolam Renang Loka Tirta tersebut merupakan permasalahan yang sudah lama dikeluhkan dan disampaikan ke pihak terkait untuk diadakan perbaikan. 

"Jadi untuk perbaikan kolam renang tersebut sudah ditanggapi oleh Kadispapora Provinsi Babel, bahwa akan dianggarkan di tahun 2020 nanti," jelasnya. 

"Tetapi kalau tidak diperbaiki kemungkinan olahraga renang tidak dapat diselenggarakan lagi disini karena sudah tidak layak," pungkas Hengky. (Dwi HP/wb)



MEDSOS WOWBABEL