Laka Tambang Tinggi, Komnas HAM Buka Posko Pengaduan di Babel

Endi    •    Senin, 23 September 2019 | 19:47 WIB
Lokal
Kegiatan Komnas HAM saat berdiskusi di markas Walhi Babel. (Dag/wowbabel)
Kegiatan Komnas HAM saat berdiskusi di markas Walhi Babel. (Dag/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membuka dua posko pengaduan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengingat maraknya kasus laka tambang yang terjadi daerah penghasil timah ini.

"Di pengaduan kita punya program yang namanya pengaduan pro aktiv, dimana kita buka posko pengaduan sekaligus ada diskusi terbatas fokus pada pihak-pihak yang menjadi konsen kita terhadap penegakan HAM," kata, Wakil Ketua Komnas HAM, Hariansyah, saat menyambangi markas Walhi Babel, Senin (23/9/2019).

Program tesebut, sebutnya untuk menerima pengaduan yang mungkin terjadi didaerah itu dan selama ini tidak dipahami masyarakat.

"Kalau kasus di Bangka ini sendiri kami melihat pengaduan ke Komnas HAM sangat terbatas, bahkan ditahun 2019 ini hanya ada tujuh, setelah 2016 cukup tinggi," jelasnya.

Padahal kata dia, kasus-kasus pelanggaran HAM di Babel cukup banyak terutama disektor pertambangan.

"Tapi pemberitaan soal kasus HAM di Bangka ini cukup besar terutama kaitannya dengan pertambangan, sehingga kami datang mengkonfirmasi sekaligus menginformasi tentang peran Komnas HAM, untuk penegakan dan perlindungan HAM di Indonesia," terangnya.

Mengenai dua posko tersebut, Komnas HAM berencana akan membukanya di Kabupaten Bangka Selatan dan Bangka Barat yang memang merupakan daerah rawan laka tambang.

"Kita akan membuka posko pengaduan Komnas HAM di Bangka Selatan dan Bangka Barat, selian membuka posko kami juga membuka konsultasi terhadap kasus yang diadukan," tukasnya. (dag/wb)



MEDSOS WOWBABEL