Pol PP Bangka Selatan Masih ‘Nyetak’ Baliho untuk Segel BTS Gihon

Aston    •    Senin, 23 September 2019 | 13:27 WIB
Lokal
Kasat Pol PP Bangka Selatan,  Rudi Kurniawan.(as/wb)
Kasat Pol PP Bangka Selatan, Rudi Kurniawan.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Satuan Polisi Pamong Praja (POl PP) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) memastikan akan segera menyegel dua menara telekomunikasi Base Transceiver Station (BTS) milik PT  Gihon, lantaran telah melanggar aturan perundang-undangan serta tidak memenuhi kewajiban kepada pemerintah daerah setempat.

"Kami masih nunggu baliho segel, sekarang masih dipesan proses percetakan, kalau sudah selesai akan kami eksekusi (penyegelan--red)," Kata Plt Kasat Pol PP Pemkab Basel, Rudi Kurniawan, Senin (23/9/2019).

Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penyegalan dua menara telekomunikasi PT Gihon yang dioperasikan penyedian layanan proviser XL Axiata dan Telkomsel.

" Sudah koordinasi juga dengan Pak Bupati, artinya kami akan melakukan penyegalan dalam waktu dekat," tutur Rudi.

Dua menara BTS PT Gihon tak hanya disegel, namun dilakukan penghentian operasional sementara. Pemerintah akan memutuskan aliran listrik kepada dua menara telekomunikasi PT Gihon.

" Selain dipasang baliho menerangkan bahwa menara disegel sementara, teknis penyegelan juga menghentikan sementara operasional menara dengan memutuskan aliran listrik," ungkap Rudi.

Dua menara milik PT Gihon akan disegel pemerintah setempat, lantaran telah melanggar peraturan perundang-undangam serta tidak memenuhi kewajiban membayar royalti kepada pemerintah setempat. Satu menara terdapat di Desa Rindik, Kecamatan Toboali,



1   2