Pertambangan Timah Penyumbang Terbesar Perekonomian Babel

Tim_Wow    •    Kamis, 26 September 2019 | 13:31 WIB
Lokal
Ranto Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB) saat menyampaikan hasil penelitian Menjawab Tantangan Sosio Ekonomi Industri Pertambangan Timah di Bangka Belitung, Rabu (25/9/2019).(wb)
Ranto Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB) saat menyampaikan hasil penelitian Menjawab Tantangan Sosio Ekonomi Industri Pertambangan Timah di Bangka Belitung, Rabu (25/9/2019).(wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kontribusi sektor pertambangan sangat tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari angka Gross Regional Domestic Product (GRDP), kurun 5 tahun terakhir kontribusi industri pertambangan terhadap aktivitas ekonomi Babel lebih tinggi dari rata-rata angka nasional.

Demikian dikatakan Ranto Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB) saat menyampaikan hasil penelitian Menjawab Tantangan Sosio Ekonomi Industri Pertambangan Timah di Bangka Belitung, Rabu (25/9/2019).

"Kontribusi industri ini kurun lima tahun terakhir sesuai data BPS 2016 secara keseluruhan terhadap aktivitas ekonomi di Provinsi Bangka Belitung sekitar 12 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dari rata-rata angka nasional yang berkisar 7 persen," kata Ranto saat membawakan makalahnya.

Dalam riset yang dilakukan di tahun 2018, Ranto mengambil kasus penambangan di Kabupaten Belitung Timur, pada tahun 2015 saat aktifitas penambang timah marak, kata Ranto kontribusi industri penambangan di Belitung Timur hampir mencapai dua kali lipat dibandingkan angka kontribusi nasional.

"Angka ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun,  yaitu sekitar 19 persen di tahun 2015. Angka ini termasuk kontribusi aktifitas pertambangan secara umum termasuk galian. Ini fakta adanya hubungan antara industri pertambangan  yang melekat dan pesatnya pertumbuhan ekonomi di Belitung Timur," tukas Ra



1   2      3