HKM KTH Takari Uji Coba Produksi Garam

Dwi H Putra    •    Rabu, 02 Oktober 2019 | 17:49 WIB
Lokal
Uji coba pembuatan garam yang dilakukan HKM KTH Takari bersama Iskindo Babel di Pantai Takari Bangka.(dwi/wb)
Uji coba pembuatan garam yang dilakukan HKM KTH Takari bersama Iskindo Babel di Pantai Takari Bangka.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Masyarakat pengelola Hutan Kemasyarakatan Kawasan Terbuka Hijau (HKM KTH) Takari mulai melakukan produksi garam. Anggota HKM KTH yang selama ini mengembangkan Pantai Takari ingin tidak hanya menyugukan pemandangan pesisir dan laut, tetapi mereka juga berkeinginan melakukan pembuatan garam di lokasi yang berada di Jalan Lintas Timur Bangka ini.

"Garam merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat, harga dan kelangkaan garam menjadi masalah sehingga muncul ide untuk melakukan produksi garam," kata HKM KTH Takari, Toyib di Sungailiat, Rabu (2/10/2019).

"Kami akan buat produksi garam tersebut baik ada pembelinya atau pun tidak, kalau pun ada pembelinya alhamdulilah, tapi kalau pun tidak ada kami bisa produksi untuk pemakaian sendiri," ujarnya.

Toyib mengaku saat ini masih melakukan sendiri belum mengajak masyarakat lain membuat garam, nantinya bila sudah ada permintaan yang lebih besar baru direncanakan mengajak masyarakat yang ingin bergabung untuk menjadi petani garam. 

"Dari hasil yang pengolahan garam sudah mendapatkan hasil garam produksi masih skala sangat kecil dengan jumlah hampir satu kilogram," jelas Toyib.

"Jumlah satu kilogram itu dari olahan 15 ember atau sekitar lima liter air laut yang diendapkan selama empat hari, baru dipanen setelah tiga hari berikutnya," paparnya.

Ditambahkannya, pembuatan garam ini diinisiasi Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo)



1   2