Keterpilihan Me Hoa Cs Mengejutkan Bagi Politisi Laki-Laki

Abeng    •    Rabu, 02 Oktober 2019 | 13:33 WIB
Pilkada
Me Hoa saat besalaman dengan Rudianto Tjen.(ist)
Me Hoa saat besalaman dengan Rudianto Tjen.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Diskusi eksistensi perempuan dalam arena politik di Indonesia kekinian secara umum memberikan catatan positif sekaligus negatif. Mencermati hasil Pemilu Legislatif 2019, posisi perempuan masih belum terwakilkan jika dilihat dari tingkat keterpilihannya dalam menduduki jabatan politik di parlemen nasional maupun lokal.

Seperti yang terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, keterpilihan perempuan di leguslatif masih rendah di bawah angka 30 persen sesuai dengan kuota yang disediakan. Meskipun demikian, terpilihnya Me Hoa sebagai Ketua DPRD Bangka Tengah dan juga Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI Masa Bakti 2019-2024--menjadi kabar baik bagi perjalanan karir perempuan dalam ruang politik.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ranto Dosen Imu Polotik UBB dengan tema "Mengakselerasi Politik Perempuan di Parlemen: Dari Hulu Hingga Hilirasi" pada tahun 2019 memberikan catatan penting bahwa terpilihnya beberapa politisi perempuan yang tersebar di DPRD Kabupaten/Kota Propinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan warna baru dalam menjelaskan politik perempuan di Indonesia.

Tercatat nama Me Hoa, Vina Crystin Ferani (Vina), Feni Crista, Suyenti, Endang Kristiani,  Liana Tirta Anda Lusia , sejumlah nama  politisi perempuan dari kalangan etnis Tionghoa, jika dilihat dari dukungan pemilih tradisional berbasis etnisitas merupakan kelompok yang minoritas di Bangka Belitung.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Ranto mencatat beberapa fenomena yang menarik,  bahwa kehadiran politisi perempuan dalam memperebutkan jabatan politik di Bangka Belitung cukup mengejutkan bagi politisi laki-laki. Bahkan perolehan suara politisi perempuan  seperti Me Hoa dan Vina, misalnya berhasil melampaui perolehan suara politisi laki-laki berlatar belakang etnis Melayu di daerah pemilihannya. 

“Jika dibandingkan dengan perolehan suara masing-masing politisi yang berhasil menduduki jabatan politik hasil Pemilu 2019 yang lalu di DPRD Kabupaten, Me Hoa mendapatkan dukungan publik paling banyak. Begitu juga dengan Vina  yang memperoleh suara tertinggi di seluruh Kabupaten Belitung dengan menggungguli politisi laki-laki," ujar Ranto. 

Belum lagi sejumlah nama yang bisa mengungguli perolehan suara politisi laki-laki di beberapa daerah pemilihannya seperti Suyenti dan politisi perempuan lainnya, menurut Ranto memberikan potret keberhasilan sejumlah politisi perempuan dalam memenangkan dukungan publik di Bangka Belitung seakan ingin menegaskan bahwa keberadaan perempuan dalam memasuki ruang-ruang politik sudah semakin siap dari waktu ke waktu.(wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL