Pimpinan DPRD Bangka Barat Periode 2019-2024 Resmi Ditetapkan

Pimpinan DPRD Bangka Barat mengucapkan sumpah dan janji yang dipandu oleh Kepala PN Muntok Golom Silitonga SH MH. (adv)
Pimpinan DPRD Bangka Barat mengucapkan sumpah dan janji yang dipandu oleh Kepala PN Muntok Golom Silitonga SH MH. (adv)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Tiga pimpinan DPRD Bangka Barat Periode 2019-2024, Rabu (2/10/2019) resmi ditetapkan dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Bangka Barat.

Rapat paripurna istimewa dipimpin oleh Ketua Sementara H Badri Syamsu SE dan dihadiri Asisten III Setda Provinsi Bangka Belitung, Bupati Bangka Barat, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Muntok, unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Barat, Plt Sekretaris Daerah Bangka Barat, Ketua Bawaslu Bangka Barat, Ketua KPU Bangka Barat, Pimpinan BUMN/BUMD, unsur muspika, tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan pimpinan Parpol, LSM, ormas serta tamu undangan lainnya.

Sekretaris DPRD Kabupaten Bangka Barat Amir Hamzah SSos membacakan SK Gubernur Nomor: 188.44/877/I/2019 menetapkan Ketua DPRD Bangka Barat H Badri Syamsu SE, Wakil Ketua I H Oktorazsari dan Wakil Ketua II  Miyuni Rohantap SH MH.

Penetapan itu terhitung sejak tanggal mengucapkan sumpah dan janji yang dipandu oleh Kepala PN Muntok Golom Silitonga SH MH.

Asisten III Setda Provinsi Bangka Belitung Darlan yang mewakili Gubernur Bangka Belitung menyampaikan selamat atas terpilihnya Pimpinan DPRD Bangka Barat Masa Jabatan 2019-2024 tersebut.

"Hal ini merupakan agenda yang mesti dilakukan karena ini rentetan proses pemilihan legislatif yang lalu dan dihimbau segera setelah ini mengisi alat kelengkapan DPRD," kata Darlan.

Darlan mengatakan pemprov  tidak memiliki wilayah hanya sebagai koordinator maka mengingatkan untuk menyelaraskan RPJM Provinsi dengan Kabupaten Bangka Barat.

"Supaya hasil bisa kita capai bersama dalam Provinsi Bangka Belitung, dan Bupati serta DPRD Bangka Barat harus membangun hubungan harmonis dan bersinergi agar pelayanan publik bisa lancarnya nantinya," tutur Darlan.

Terpisah Ketua DPRD Bangka Barat, H Badri mengatakan jabatan sebagai pimpinan bukanlah sekedar kedudukan saja apabila tidak menjalankan amanah yang dipercaya masyarakat.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Insya Allah bukanlah sekedar jabatan atau kedudukan tetapi untuk itu kami akan melaksanakan tugas ini dengan elemen masyarakat dan pemerintah daerah," tukas Badri.(adv)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL