PT PLN Pasok Listrik 122 MVA ke KI Sadai

Abeng    •    Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:30 WIB
Lokal
Penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara PT PLN wilayah Babel dengan PT Ration Bangka Abadi (RBA) sebagai pihak pengelola KI Sadai di Pangkalpinang, Kamis (3/10/2019).(ist)
Penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara PT PLN wilayah Babel dengan PT Ration Bangka Abadi (RBA) sebagai pihak pengelola KI Sadai di Pangkalpinang, Kamis (3/10/2019).(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- PT PLN wilayah Bangka Belitung siapa memasok kebutuhan listrik bagi Kawasan Industri (KI) Sadai di Bangka Selatan. Untuk tahap pertama pembangunan KI Sadai, PLN menyanggupi daya sebesar 122 MVA. Bahkan PT PLN akan memasok infrastruktur berupa tiang berikut kabel hingga gerbang masuk KI Sadai di Desa Sadai, Kecamatan Tukak-Sadai.

Kesanggupan PT PLN memasok listrik ke KI Sadai setelah penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara PT PLN wilayah Babel dengan PT Ration Bangka Abadi (RBA) sebagai pihak pengelola KI Sadai di Pangkalpinang, Kamis (3/10/2019).

“Sudah tanda tangan MoU dengan PT PLN Wilayah Babel, jika pihak PLN menyanggupi untuk memasok listrik ke KI Sadai sebesar 122 MW. Jumlah ini sesuai dengan kebutuhan listrik di kawasan yang saat ini sudah digarap seluas 400 hektar,” kata Yopi Sarki Direktur Operasional PT RBA usai penandatangan MoU.

Saat ini, kata Yopi, kebutuhan listrik sebesar 122 MW sudah memadai untuk KI Sadai yang ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai kawasan industri pengelolaan hilir sumber daya alam di Indonesia.

“Cukup untuk kebutuhan KI Sadai yang saat ini dalam tahap pembersihan lahan dan pembangunan jalan,” tukas Yopi.

Dalam MoU kedua perusahaan tersebut disebutkan jika PT RBA menyanggupi penyambungan baru daya L13/112 MVA  dengan layanan khusus premium silver . Sedangkan pihak PLN investasi pembangunan  jaringan listrik atau perluasan  jaringan  sampai dengan gerbang pintu masuk   dan prioritas dalam percepatan pembangunan JTR.

KI Sadai tahun 2019 sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (PJMN) 2020-2024 oleh Bappenas. Dalam arah kebijakan pembangunan wilayah Sumatera KI Sadai diperuntukkan sebagai kawasan industri  yang diarahkan untuk memantapkan perannya dalam perekonomian nasional sebagai  sentra produksi komoditas dan industri pengolahan berbasis sumber daya alam bersama KI laiannya di Sumatera.

Pada tahun 2018 lalu, Kementerian Perindustrian menyerahkan dokumen rencana induk Kawasan Industri Sadai Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk mempercepat pembangunan di daerah itu. Dengan selesainya kajian master plan , pemerintah daerah dapat memberikan keyakinan dan kemudahan bagi para investor untuk segera memulai usahanya. Selain itu juga keberadaan KI Sadai akan menyerap tenaga kerja untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengembangan KI Sadai dikelola oleh dua investor, yaitu investor pengelola kawasan dalam hal ini PT RBA dan investor industri yang akan masuk kawasan industri itu. Sejuah ini, beberapa perusahaan asing mulai melihat KI Sadai, diantara Siomach He asal China yang berminat berinvestasi diproudk hilir timah. Petinggi Sinomach sudah menandatangani nota kesepahaman dengan Gubernur Provinsi Babel pada Juli 2019 terhadap rencana investasi ini. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL