Korban Mengaku Tak Sadar Berpose Syur

Aston    •    Selasa, 08 Oktober 2019 | 22:51 WIB
Lokal
ABD, fotografer yang ditetapkan tersangka atas kasus pornografi oleh Polres Bangka Selatan. (Astoni/wowbabel)
ABD, fotografer yang ditetapkan tersangka atas kasus pornografi oleh Polres Bangka Selatan. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Polisi terus mendalami kasus dugaan tindak pidana pornografi yang dilakukan oleh seorang photogrpher ABD (38) Warga Toboali, Bangka Selatan (Basel).

Kasus tersebut sempat menghebohkan masyarakat, karena foto-foto yang tersebar sebagian masih anak dibawah umur, bahkan ada yang masih berstatus pelajar. 

Penyidik dari Polsek Toboali Polres Bangka Selatan, terus mendalami kasus tersebut. Namun, saat ini penyidik baru menyangkakan tersangka dengan  UU pornografi dan UU Perlindungan anak. 

"Korban dewasa disangkakan UU pornografi sementara korban dibawah umur disangkakan UU perlindungan anak," ujar Brigadir Yaspri, anggota unit Reskrim Polsek Toboali seizin Kapolres, AKBP S. Ferdinand Suwarji saad pres conference, Selasa (8/10/2019) di Mapolres Basel. 

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan tersangka bahwa tidak ada iming-iming sesuatu kepada korban hingga bersedia di foto setengah telanjang. 

"Korban awalnya hanya foto biasa tapi pelan-pelam diarahkan tersangka (foto syur) dan beberapa korban ngaku tidak sadar, tapi tidak ada iming oleh pelaku. Dan tersangka mengaku untuk koleksi sendiri," tukasnya.

Sementara, tersangka ABD mengaku bahwa file foto model syur hasil jepretannya dicuri temannya yang inisial RD kemudian disebar ke publik. 

"RD ini dekat dengan salah model saya dan ngajak pacaran, tapi ditolak hingga ngancam nyebar foto,



1   2