Tiga Kurir Sabu Ditangkap Polisi Saat Razia

Dua tersangka kurir sabu saat diamankan di kawasan pom bensin Pal 6 Muntok. (Chairul/wowbabel)
Dua tersangka kurir sabu saat diamankan di kawasan pom bensin Pal 6 Muntok. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Polres Bangka Barat (Babar) mengamankan dua warga yang kedapatan sedang membawa narkotika jenis sabu saat melintas di depan jalan raya SPBU Pal 6 Muntok, kabupaten Babar, Senin (7/10/2019) malam. Kala itu tim gabungan sedang melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) di sejumlah tempat hiburan malam.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti satu paket sabu-sabu dari tersangka Fd als Fn bin ys (26) seorang pekerja swasta, warga desa Sungai Penuh kecamatan Kerinci kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Sementara satu tersangka lainnya berinisial Wj als Wi bin ll mi (25) pengangguran warga dusun Telia desa Penede Gandor kecamatan Labuah Haji kabupaten Lombok Timur, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kabag Ops Polres Babar, AKP Robertus Whardana Utama, S.I.K mengatakan dua orang diamankan sekitar pukul 22.15 wib saat sedang melintas di depan pom bensin Pal 6.

"Polres Bangka Barat sedang melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD). Kemudian terlihat pengendara motor yamaha jupiter dengan gelagat mencurigakan. Kendaraan melaju dari arah Mentok menuju Pangkalpinang," ujar Kabag Ops.

Kata Robertus, setelah dihentikan dan diperiksa ditemukan satu paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam bungkus rokok. Saat itu juga tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolres Bangka Barat.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan, Kasat Res Narkoba Polres Bangka Barat IPTU Umar Dani mengatakan didapat tersangka lainnya bernama Apik (39) warga Mentok Asin kecamatan Muntok Kabupaten Babar yang diciduk dikediamannya sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (8/10/2019) dini hari.

"Anggota berhasil meringkus jaringan lain di kediamannya warga kampung Tanjung Muntok Kabupaten Bangka Barat," ujar Umar ketika dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019) siang.

Umar mengakui tak lama menyiduk tersangka Apik, anggota langsung bergerak menuju lokasi SMK Muhammadiyah untuk menyergap tersangka lainnya yang akan melakukan transaksi dengan Apik.

Namun tersangka berhasil melarikan diri setelah sempat terjadi adegan kejar-kejaran hingga Tugu Soekarno Muntok Bangka Barat.

"Tersangka kini masih dalam pengejaran dan berstatus DPO belum bisa dibuka karena masih dalam pengembangan," tutur Umar.

Saat ditanyai www.wowbabel.com, tersangka Apik mengaku dirinya diminta untuk menjadi perantara (kurir) paket sabu tersebut oleh kedua tersangka yakni Fd dan Wj yang belum lama dikenalnya, untuk dijual kembali ke tersangka DPO. (Rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL