Marak Peredaran Narkoba di Basel, Dua Bulan Ada Lima Kasus

Aston    •    Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:46 WIB
Lokal
Polres Bangka Selatan saat menggelar konferensi pers berbagai kasus yang terjadi di Bangka Selatan beberapa waktu lalu.(as/wb)
Polres Bangka Selatan saat menggelar konferensi pers berbagai kasus yang terjadi di Bangka Selatan beberapa waktu lalu.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Kasus tindak penyalahgunaan narkotika di Wilayah Kabupaten Bangka Selatan, patut menjadi perhatian semua pihak terutama bagi penegak hukum.

Dalam catatan pihak kepolisian Polres Bangka Selatan, dalam kurun dua bulan terakhir Agustus-September 2019 tercatat ada lima kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kapolres Basel AKBP S. Ferdinand Suwarji melalui Kabag Ops Kompol Rusnoto saat menggelar pres comprence belum lama ini.

Kompol Rusnoto mengatakan, pada bulan Agustus terdapat tiga kasus sementara bulan September 2019 terdapat dua kasus.

"Selama kurun dua bulan terakhir Agustus September total ungkap kasus tindak pidana narkotika sebanyak lima kasus, bulan agustus tiga kasus dan bulan september dua kasus," ungkap Kompol Rusnoto.

Total ungkap kasus Tahun 2019 hingga bulan September tercatat sebanyak 37 kasus. Kata Rusnoto, sebanyak 30 perkara dari total 37 perkara tersebut telah dilakukan pelimpahan.

Para pelaku tak hanya berasal dari kaum lelaki melainkan kalangan perempuan ikut terlilit kasus penyalahgunaan narkotika.

"Jumlah tahanan ada sebelas orang terdiri delapan orang lelaki dan tiga perempuan," tutur Rusnoto.

Catatan media, kasus narkotika di wilayah hukum Polres Basel cukup trending dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, Bangka Selatan disebut-sebut salah satu pintu masuk narkoba melalui pelabuhan-pelabuhan tikus.

Pertengahan



1   2