Tercemar Limbah Tambang Liar, BBI Toboali Stop Beraktivitas

Aston    •    Jumat, 11 Oktober 2019 | 14:37 WIB
Lokal
Kolam BBI Toboali tampak keruh lantaran tercemar limbah tambang liar, sehingga aktivitas pemijahan dihentikan.(as/wb)
Kolam BBI Toboali tampak keruh lantaran tercemar limbah tambang liar, sehingga aktivitas pemijahan dihentikan.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com --  Kondisi air kolam pembenihan ikan di Balai Benih Ikan (BBI) Toboali, Parit 8, Bangka Selatan sangat memprihatinkan, lantaran tercemar limbah tambang timah liar.

Kolam balai benih tercemar, lantaran Kolong Rengeng yang merupakan sumber air utama untuk pasokan air kolam benih ikan tercemar limbah tambang dan  kondisinya sudah sangat memprihatinkan. .

Kasubag Balai Benih Ikan (BBI) Toboali, Rama mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar satu bulan. Pihaknya sudah menegur para penambang, namun tak diindahkan oleh penambang.

"Ada sekitar tiga unit tambang beraktivitas diseputaran kolong dan dilimbah dibuang langsung ke kolong sehingga air tercemar limbah, padahal air kolong merupakan sumber air utama kolam benih ikan," keluh Rama kepada wartawan, Jumat (11/10/2019).

Rama mengaku, sudah melaporkan hal tersebut ke Satpol PP akan tetapi belum ada tindak lanjut dan tambang  masih beraktivitas.

"Karena kita tegur tidak direspon kami laporkan ke Satpol PP untuk segera ditertibkan, kemarin (Kamis--red) ada dua orang Satpol PP ke lokasi, tapi belum ditertibkan dan hari ini masih ada tambang," tutur Rama.

Rama menuturkan, kondisi air sudah tercemar limbah parah, sehingga air tak bisa lagi mereka gunakan untuk pemijahan ikan.

"Kita stop pemijahan karena kondisi air sudah parah kalau dipaksakan dipastikam mati, sekarang saja sudah ada yang mati. Sekarang indukan juga terancam ma



1   2