Ini Cara Pengecer Mendapatkan Gas Melon

Chairul Aprizal    •    Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:43 WIB
Lokal
Keluhan warga Muntok yang kesulitan mendapatkan gas melon di medsos.(ist)
Keluhan warga Muntok yang kesulitan mendapatkan gas melon di medsos.(ist)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Beberapa pekan terakhir, warga di Kota Muntok, Bangka Barat mengeluh lantaran sulitnya memperoleh gas elpiji ukuran 3 kilogram atau yang lebih dikenal gas melon. Selain langka, kalaupun ada harganya diatas Rp 20.000 per tabung.

Sulit dan mahalnya gas melon ini diduga lantaran banyaknya toko yang bukan pangkalan gas menjual gas melon. Sehingga harga yang beredar di masyarakat di atas HET yang ditetapkan yakni Rp 18.000 per tabung.

Pemerintah daerah sudah mulai menertibkan dan melakukan pengawasan, bahkan Ketua Tim Satgas Pangan Kabupaten Bangka Barat (Babar), AKP Rais Muin menegaskan pangkalan gas tidak resmi dilarang menjual gas melon. Jika ditemukan ada gas melon yang dijual di toko-toko yang bukan pangkalan resmi akan ditindak tegas.

Namun kenyataannya, toko-toko tertentu masih saja menjual gas melon secara eceran.  Seperti yang dilakukan seorang ibu yang mempunyai toko Za di Muntok. Ia mengaku telah lama menjual gas melon di tempatnya meskipun tokonya bukanlah pangkalan gas.

"Dulu lah lebih lima tahun kami jual gas ini, cuma dulu gak banyak lakunya gas lagi mudah nyarinya tidak macam sekarang ini lah susah, dulu paling setiap laku itu satu dua saja tidak banyak," ungkapnya kepada wowbabel.com, Selasa (15/10/2019).

Si pengecer mengungkapkan bisa mendapatkan gas melon untuk jual eceran dari sebuah pangkalan gas di Muntok yang tak jauh dari tokonya.

"Di



1   2      3