Warga Binaan Gatal-gatal, Anggaran Rutan Muntok Terbatas

Chairul Aprizal    •    Rabu, 16 Oktober 2019 | 07:34 WIB
Lokal
Pengobatan gratis yang digelar Kejari Bangka Barat untuk para warga binaan di Lapas Muntok.(rul/wb)
Pengobatan gratis yang digelar Kejari Bangka Barat untuk para warga binaan di Lapas Muntok.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Plt Kepala Rutan (Rumah Tahanan) Muntok Kabupaten Bangka Barat Mehdi berterimakasih karena Kejari Bangka Barat telah berinisiatif membantu mengobati ratusan warga binaan yang terkena penyakit.

"Apresiasi yang sebesar-besarnya karena di daerah lain jarang sekali terjadi yang seperti ini artinya ada kepedulian dari pihak Kejaksaan Negeri untuk memberikan kontribusi lah untuk warga yang ada di dalam" ungkap Mehdi saat kegiatan baksos Kejari Bangka Barat sedang berlangsung, Selasa (15/10/2019) di aula Rutan Muntok.

Mehdi mengatakan warga binaan yang ada di Rutan Muntok juga merupakan seperti halnya warga Bangka Barat yang perlu perhatian dan sentuhan.

"Dan memang jujur saja kalau dari kami memang ada keterbatasan Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Anggaran" ucapnya.

"Jadi memang dengan adanya kegiatan seperti ini tentu kami sangat berterimakasih, ya jaranglah kegiatan kejaksaan negeri yang selama saya bekerja mungkin baru kali ini ada kejaksaan negeri yang mau peduli ke warga binaan" terang Mehdi yang belum lama ini ditunjuk setelah kejadian OTT Oknum Pegawai Rutan Muntok yang menyebabkan Kepala Rutan Asep dicopot.

Mehdi menuturkan kebanyakan warga binaan yang tiap kali saat dia meninjau langsung mengalami penyakit kulit gatal-gatal.

"Mungkin karena air, airnya karena kan sekarang ini musim kemarau jadi airnya seadanya," ucap Mehdi.

Mehdi menjelaskan selama ini terbatas anggaran untuk



1   2