Pentolan PPP Bangka Barat Sebut Markus Belum Kompeten

Syasri Ekozat SIP bersama Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.(ist)
Syasri Ekozat SIP bersama Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Kabupaten Bangka Barat Syasri Ekozat SIP menyebut Bupati Bangka Barat Markus belum terlihat berkompeten dan tidak layak dua periode.

Pasalnya menurut Ketua DPC PPP Kabupaten Bangka Barat, saat ini belum terbukti kompetensi seorang Markus yang digadang-gadang akan menjadi sosok inkumben dari Partai PDIP itu.

"Segala hasil yang sesuai kaidah peraturan yang ada kita setujui dengan penuh kedewasaan. Kalau tidak kompeten tidak usah dua periode lah, tunjukkan kompetennya dulu" ungkap Syasri Ekozat, Rabu (16/10/2019).

"Belum terlihat, belum terlihat kompetennya, yang kita cari kompetensi enam poin yang akan kami luncurkan," imbuhnya.

Syasri menyampaikan Markus harus mencontohkan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie yang membuat masyarakat Belitung gratis biaya di rumah sakit.

"Dapat uang jalan, uang saku kalau berobat di luar daerah, seperti Bangka Barat ketika dipimpin Ustadz Zuhri," ujarnya.

Syasri menyebutkan Pemimpin Bangka Barat 2021 nanti harus mempunyai enam kriteria agar bisa memperbaiki Kabupaten Bangka Barat.

"Menyongsong Pemilukada Bangka Barat 2020 saya berpandangan Bangka Barat harus dipimpin oleh pemimpin berkriteria enam poin," ungkap Syasri.

Kata Syasri yang pertama yakni beriman dan berakhlak mulia, muda, energik, visioner, dan penuh dedikasi dan integritas.

"Dapat mengimplementasikan pemerintahan yang bersih dan transparan serta memaksimalkan kinerja aparatur sipil negara lebih efektif dan efisien," tuturnya.

"Mampu dan berkeinginan menggerakkan roda ekonomi rakyat minimal bidang kelautan, perikanan dan peternakan, pertanian dan perkebunan, industri kecil kreatif, industri rumah tangga makanan jajanan rakyat dan mampu menyediakan Pasar yang luas dan berkesinambungan dari hasil usaha produktif masyarakat tersebut," terang Syasri.

Syasri menambahkan pemimpin Bangka Barat kedepan harus mampu memaksimalkan potensi SDA (Sumber Daya Alam) untuk dijadikan sumber PAD yang terukur dan memiliki parameter hitungan yang jelas.

"Dapat memaksimalkan anggaran kesehatan untuk menggratiskan layanan kesehatan masyarakat se Bangka Barat serta dapat menaikkan kualitas pendidikan di Bangka Barat," ungkapnya.

"Saya kira enam kriteria penting ini wajib kita sampaikan ke segenap rakyat pemilih se Bangka Barat agar rakyat pemilih mengerti dan tau siapa yang dipilihnya. Mari kita bersama-sama menjadi agen perubahan untuk daerah kita tercinta ini" tambahnya.

Syasri menghimbau kelompok masyarakat, ormas, OKP sudah selayaknya berkewajiban membantu masyarakat dalam mensosialisasikan enam kriteria tersebut.

"Bahkan di zaman demokrasi saat ini saya sangat mendukung bagi ormas atau OKP untuk membuat diskusi publik yang hasilnya dapat dipublikasikan ke khalayak dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial agar dapat membantu masyarakat pemilih dalam menentukan pilihannya pada kontestasi Pemilukada 2020 mendatang," tutur Syasri yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Bangka Barat.

"Mari bergembira menyambut proses suksesi kepemimpinan Negeri Sejiran Setason yang kita cintai. Kuncinya fastabiqul khoirot, mari berlomba berbuat kebaikan," tukas Syasri.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL