Penyidik Polres Basel Diajari Cara Penanganan Money Laundry

Aston    •    Kamis, 17 Oktober 2019 | 20:30 WIB
Lokal
Pelatihan peningkatan kemampuan penyidik dalam menangani perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU), Kamis (16/10/2019) di Mapolres Basel.  (Astoni/wowbabel)
Pelatihan peningkatan kemampuan penyidik dalam menangani perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU), Kamis (16/10/2019) di Mapolres Basel. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Praktek pencucian uang atau money laundry merupakan hasil dari tindak pidana dengan berbagai cara agar harta kekayaan hasil kejahatannya sulit ditelusuri oleh aparat penegak hukum. Guna mengungkap para pelaku, Polres Bangka Selatan menyelenggaran pelatihan peningkatan kemampuan penyidik dalam menangani perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU), Kamis (16/10/2019) di Mapolres Basel. 

Pemateri didatangkan langsung dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Ketua Kelompok Kerjasama Dalam Negeri PPATK, Kombes Pol Rachmawati menuturkan, salah satu materi yang disampaikan adalah pola penyidikan. 

"Para penyidik dulunya menganut pola pikir 'follow the suspect' untuk menganut konsep 'follow the money'. Sekarang mainset utama dikedepankan follow the money," ujar Kombes Pol Rachmawati kepada wartawan disela kegiatan. 

Menurut Kombes Pol Rachmawati, mindset follow the money bekerja jauh lebih efektif untuk mengungkap kasus-kasus korupsi dan kasus pencucian uang.

Lanjutnya, metode follow the money maka semua aliran uang dan pelaku bisa terdeteksi tanpa diketahui pelaku dan bisa dijadikan alat bukti untuk menjerat pelaku.

"Dengan mengaplikasikan follow the money, penyidik punya kemampuan dan dapat mengejar pelaku hingga dapat mengetahui dan siapa saja yang terhubung pada aliran dananya," kata  dia.

Kegiatan pel



1   2