Belasan Ponton TI Ilegal Beroperasi di Aliran Sungai Rangkui

HendriDede    •    Jumat, 18 Oktober 2019 | 21:32 WIB
Lokal
Belasan tambang inkonvesional ilegal beroperasi di aliran Sungai Rangkui.(hen/wb)
Belasan tambang inkonvesional ilegal beroperasi di aliran Sungai Rangkui.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Aktivitas tambang ilegal di wilayah Kota Pangkalpinang mulai memprihatinkan. Berdasarkan pantauan terdapat sekitar belasan ponton tambang inkonvensional (TI)  beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Plt Kasat Satpol PP Pangkalpinang, Susanto saat dikonfirmasi mengenai hal itu mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penindakan terhadap tambang ilegal yang berada di wilayah Kota Pangkalpinang.

"Itu tetap akan kita lakukan penindakan razia bersama dengan tim gabungan. Kita berusaha semaksimal mungkin bahwa hal seperti itu. Tidak boleh ada penambahan di Kota Pangkalpinang, apalagi di aliran sungai," tegas Susanto, Jumat (18/10/2019).

Akibat adanya penambangan di aliran sungai ini, kata Susanto, otomatis akan menyebabkan terjadinya pendangkalan pada aliran sungai.

"Itu akan berimbas apabila menghadapi musim hujan akan terjadi pendangkalan. Jadi kalau terjadi pendangkalan seperti itu korbannya siapa, otomatis masyarakat yang dirugikan," tutur Susanto.

"Tetapi itu nanti akan ada tindakan keras oleh tim. Jadi nanti kalau ada tindakan keras oleh tim, mungkin itu akan membuat efek jera para penambang tersebut. Jadi nanti dalam waktu dekat beberapa hari kedepan kita akan melakukan razia-razia TI yang ada di wilayah kota Pangkalpinang," tegas Susanto.(hen/wb)