Belitung Timur Fashion Carnaval 2019, Potensi yang Berkelas

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 18 Oktober 2019 | 12:38 WIB
Opini
Salah satu peserta Beltim Fashion Carnaval 2019 yang mengangkat tema Kijang. (ist)
Salah satu peserta Beltim Fashion Carnaval 2019 yang mengangkat tema Kijang. (ist)

TERSELENGGARANYA kegiatan Belitung Timur Fashion Carnaval 2019 pada 11 hingga 13 Oktober 2019 yang terdiri dari dua acara yakni Batik Belitung Timur Fashion Show dan Pelangi Warna Warni Belitung Timur memberikan bukti nyata kreatifitas tiada batas para peserta yang menyulap kain batik indah menjadi pakaian glamor nan mewah serta kreasi seni berupa kostum bertema kekayan dan uniknya Belitung Timur, mampu membuat decak kagum penonton.  

Acara yang dilaksanakan di Lapangan Segitiga Manggar ini mampu menarik perhatian masyarakat atas keunikan kreatifitas para peserta. Seperti saat para peserta Batik Belitung Timur Fashion Show berlenggak-lenggok memperagakan hasil rancangannya.

?

Begitupun saat peserta Pelangi Warna Warni Belitung Timur memparadekan kostumnya sepanjang rute Eks Bioskop Jayakarta Gajah Mada-Kantor Camat Manggar-Jalan Sudirman-Asoka hingga finish di Lapangan Bola Yagor, antusias masyarakat terlihat saat meminta foto bersama dengan peserta Pelangi Warna-Warni.

“Corak batik tahun ini menjadi  tema yaitu Batik Belitung Timur D’Simpor dengan Batik Mangrove yang bahannya alami dari Manggrove” ujar Evi Nardi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Timur,

 

Peserta dari Luar Beltim

Belitung Timur Fashion Carnaval 2019 ini mampu menjaring peserta dari luar, Belitung Timur, untuk Batik Belitung Timur Fashion Show pesertanya dari Belitung dan Belitung Timur, dengan kategori anak-anak, pelajar dan umum sedangkan untuk Pelangi Warna Warni Belitung Timur mengambil tema pelajar dan umum. Selain dari Belitung dan Belitung Timur, juga dari Pangkal Pinang, Bangka, Bangka Barat dan Bangka Selatan.

“Allhamdulillah untuk antusias peserta Belitung Timur Fashion Carnaval 2019 cukup signifikan dibanding tahun 2018”. Lebih lanjut Evi menjelaskan antusias yang signifikan itu terlihat dari jumlah peserta yang bertambah dari tahun 2018 sebanyak 97 orang dan tahun ini berjumlah 163 Orang.

Beberapa peserta Batik Belitung Timur Fashion Show sempat ditemui sesudah memperagakan Busana Batiknya Jum’at Malam 11 Oktober yang lalu. Salah satunya Nadia Dias Putri, Peserta dari Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, yang mengikuti Batik Belitung Timur Fashion Show untuk kategori Umum ini melakukan persiapan dua minggu lamanya “Rasanya deg-deg’an tapi Allhamdulillah telah tampil dan melakukan yang terbaik”. Tahun ini merupakan tahun kedua bagi Nadia melakukan unjuk bakat, setelah tahun lalu menjadi peserta Pelangi Warna Warni Carnaval.

Lain Nadia lain juga Dika, Peserta dari Kecamatan Damar ini mengaku agak sedikit kecewa dengan penampilannya, “Apa yang Saya tampilkan tidak sesuai rencana, jadi kurang memuaskan, karena latihan nya juga cuman satu hari”, cerita siswi kelas XI SMA N 1 Damar ini.

Untuk kostum Peserta Warna Warni Carnaval yang dilaksanakan hari Sabtu 12 Oktober lalu, sangat memukau dengan tema beragam, penonton disajikan kostum dengan kreativitasnya dalam mengenalkan seni, budaya, dan hewan endemik di Pulau Belitong serta Nusantara.

Salah satu peserta dari Toboali Bangka Selatan, Angel Monika Sari mengatakan persiapan yang dilakukan untuk membuat kostum bertema Klenteng Dewi Kwan Im memakan waktu dua bulan, setelan merah dipadu untaian kain batik dipinggang dan pergelangan tangannya tampak semarak dengan memanggul replika Klenteng Dewi Kwan Im, Angel luwes melenggak lenggok didepan Bupati, Forkopimda, Ketua DPRD dan Dewan Juri di panggung kehormatan.

Replika Tugu Warung Kopi yang menjadi trademark Kota Manggar juga menjadi inspirasi dari peserta bernama Sri Darma Putriani,yang menasbihkan dirinya menjadi Putri 1001 Warung Kopi.

Peserta dari Kabupaten Belitung juga tak kalah memukau dengan tema alat musik gambus yang menghiasi pundaknya dan tanduk rusa di kepalanya. Kostum yang didominasi warna coklat dan merah tampak megah memperagakan alat musik yang biasa menjadi hiburan saat acara adat di Pulau Belitong.

 

Tidak Sekedar Bagus

Penilaian yang diberikan para juri yang terdiri dari Mahendra Djusman, Rd Yen Yen Nuryeni, Bella Kartika Aprilia dan dua juri tamu dari Malaysia yakni Mohamad Sazwan Ismail yang merupakan Mr. Ocean Malaysia dan Mr. Global Malaysia Ambasador to Belitung Island 2019 dan Norman Hamid (Master Grand Borneo 2018, Mr Teen International 2018 dan Mr. Globe Malaysia 2019). Berbeda dari tahun yang lalu, peserta dinilai sudah menampilkan yang terbaik namun yang menjadi pointnya adalah imajinasi yang dituangkan dalam bentuk karya yang semula biasa saja menjadi luar biasa, yang kedua adalah bagaimana seorang model menjadi paket komplit, “Artinya kalau glamor saja yang kita liat dari tahun ke  tahun ya itu yang menjadi juara, tapi karena kami melihat antusias para peserta yang luar biasa sehingga kami menambahkan satu kategori yakni Unique Costume dalam setiap kategori baik kategori anak-anak, pelajar dan umum” jelas Mahendra Djusman Ketua Dewan Juri  kegiatan Belitung Timur Fashion Carnaval 2019.

Menurut Rd Yen Yen Nuryeni, yang juga salah satu juri, acara ini membuktikan   bahwa para peserta telah menunjukan potensi yang berkelas, jangan sampai kreativitas ini berhenti disini, “Terus gali dan kembangkan lagi potensi-potensi yang berkelas ini, karena saying kalau harus berhenti disini, kalau bisa mendunia”. Yen Yen juga menyebutkan bahwa pemenangnya adalah yang memiliki paket komplit, “Bisa saja itu sesuatu yang simple but elegant” tutur wanita yang bekerja sebagai Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan ini.

Senada dengan juri lainnya, Bella Kartika Aprilia juga menyampaikan bahwa dewan juri memiliki warna baru dalam penilaian, “Yang menarik perhatian kami adalah sesuatu yang unik, tidak hanya sekedar bagus dan anggun tapi ada warna yang berbeda” tutup Owner Batik Sepiak Belitong ini.

Keputusan Dewan Juri akhirnya sampai kepada para pemenang untuk kategori Batik Belitung Timur Fashion untuk kategori anak yakni Embun Senja Ambilina untuk Juara Pertama, Veisha Calinda untuk Juara Kedua, dan Khalila Faiha Ramadhani untuk Juara Ketiga, serta Best Catwalk  Brilliant Nugraha. Untuk kategori pelajar menempatkan Aura Pawita sebagai Juara Pertama, Ersa Masyafani sebagai Juara Kedua, dan Fitriyah sebagai Juara Ketiga dengan pemenang Best Catwalk Alia Giselle Maharani.

Sedangkan juara untuk kategori umum dimenangkan oleh Sherly Salsabila untuk pemenang pertama, Nevry Razli Alfarizi Pemenang Kedua, dan Pemenang Ketiga Monica Angelita, sedangkan untuk kategori khusus Unique Costume dimenangkan oleh Taufiq Apriyansyah.

Penyerahan hadiah dilaksanakan pada Malam Batik Belitung Timur Fashion Show Minggu 13 Oktober malam, para pemenang lomba Batik Belitung Timur Fashion Show kembali memeperagakan busana kemenangannya. Selain pemenang Fashion Show pemenang Pelangi Warna Warni pun diumumkan baik itu kategori Pelajar yang dimenangkan oleh Abdila Ningrum sebagai pemenang pertama, Angel Monica Sari sebagai penenang kedua, Indah Permata Sari Pemenang Ketiga, dan Dika sebagai pemenang ke empat. Sedangkan untuk kategori umum dimenangkan oleh Apriani sebagai Juara Pertama, Dinda Pramita Juara Kedua, Franciscus Antonius Fudyanto Juara Ketiga dan Muhammad Hatta sebagai Juara Empat.

Melihat antusias peserta, kreativitas yang luar biasa dan animo masayarakat, tahun depan pagelaran ini akan menjaring peserta yang lebih luas yakni secara nasional. Seluruh peserta dari Indonesia bisa mendaftar, baik itu untuk lomba Batik Belitung Timur Fashion Show dan Pelangi Warna Warni Carnaval. (WR)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL