Berusaha Kabur, Kaki Jambret Kena Tembak Polisi

Aston    •    Sabtu, 19 Oktober 2019 | 23:01 WIB
Lokal
NJ saat menjalani perawatan di RSUD Toboali. (Astoni/wowbabel,com
NJ saat menjalani perawatan di RSUD Toboali. (Astoni/wowbabel,com

TOBOALI, www.wowbabel.com - Sepandai-pandai tupai meloncat akhirnya jatuh juga. Pepatah itu akhirnya dirasakan NJ (24) Warga Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan. Pekerjaan jambret yang ia lakoni akhirnya terungkap. Sudah tertangkap, kaki tersangka bolong diterjang timah panas petugas. 

Ketika digiring petugas keluar pintu utama RSUD Basel, NJ meringis kesakitan. Ia baru saja menjalani perawatan medis dibagian kaki akibat diterjang peluru. NJ mengaku menyesal dan menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.

NJ diringkus petugas jajaran Polsek Toboali,  Sabtu (19/10/2019) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, atau 12 jam usai beraksi menjambret di Jalan Damai Toboali. 

Jajaran Polsek Toboali berhasil mengendus pelaku penjambretan di Jalan Damai dan mengarah kepada NJ. Setelah dipastikan terduga pelaku NJ, Kapolsek Toboali AKP Iptu Yandrie C Akip langsung memimpin penangkapan terhadap pelaku. 

NJ disergap petugas dikediamannya Desa Keposang Sabtu dinihari sekira pukul 01.30 WIB. Petugas langsung merangsek masuk dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Dari kediaman pelaku, polisi menemukan barang bukti hasil jambret di Jalan Damai. 

Polisi juga mencurigai barang-barang dikediaman pelaku yang diduga hasil curian di lokasi berbeda. Setelah Didesak petugas, NJ akhirnya mengaku bahwa sebelumnya ia pernah beraksi di Dusun Parit tujuh pada 30 September 2019. 

Tak puas sampai disitu, Kapolsek dan jajaran kembali melakukan pengembangan. Terus didesak petugas, NJ pun luluh mengaku juga telah melakukan aksi penjambretan kalung emas di Dusun Pijal Desa Keposang. 

Sabtu pagi sekira pukul 09.00 WIB, Kapolsek beserta jajaran mendesak pelaku untuk menunjukkan barang bukti emas hasil curiannya. 

Petugas hampir saja kecolongan, NJ justru mencoba melarikan diri saat digiring petugas ke lokasi barang bukti emas  hasil curiannya yang ia sembunyikan. Namun, upaya NJ melarikan diri gagal. Satu buah peluru bersarang di kaki NJ.

"Saat pengembangan, pelaku berusaha menghilangkan barang bukti dan melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terukur," ujar Kapolres Basel AKBP S. Ferdinand Suwarji melalui Kabag Ops, Kompol Rusnoto.

Ia mengatakan, sedikitnya pelaku telah melakukan penjambretan di tiga lokasi berbeda. Pelaku beraksi menggunakan sepeda motor.

"Sementara laporan polisi ada dua. Beberapa barang bukti sudah kita amankan, diantaranya berupa uang sejumlah 2,6 juta. Sementara kalung emas hasil pengakuan pelaku mencuri di dusun pijal adalah emas imitasi," tukas Kabag Ops. (Astoni/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL