Tak Kantongi Izin, Tambang Kolong Bijur Tetap Membandel

Dwi H Putra    •    Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:40 WIB
Lokal
Lokasi penambangan timah di Kolong Bijur.(dwi/wb)
Lokasi penambangan timah di Kolong Bijur.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Tambang timah dikawasan Kolong Bijur Kampung Hakok Kelurahan Matras yang berbatasan dengan Lingkungan Sinarjaya, kian menjadi-jadi merambah kawasan serapan air.

Walaupun masyarakat sekitar terutama masyarakat Kampung Hakok tetap tidak menyetujui aktifitas tambang karena lokasi tersebut rawan banjir.

Bahkan aktifitas pertambangan tersebut sudah tiga kali ditertibkan oleh Tim Satpol PP Kabupaten Bangka. Namun hingga sekarang ini, aktifitas tambang masih saja beroperasi tanpa adanya perizinan.

"Ternyata tambang darat ini belum juga mempunyai perizinan tambang, walau pun sudah tiga kali ditertibkan dengan diminta berhenti beroperasi sampai ada izin resmi," kata Kepala Satpol PP Bangka, Daylan Amrie melalui Kabid Penegakkan Perundang-undangan, Achmad Suherman di Sungailiat, Minggu (20/10/2019).

Dijelaskannya, sebelumnya dilokasi kawasan Kolong Bijur ini, aktifitas tambang jenis apung, tapi kali ini berbeda yakni aktifitas tambang jenis darat yang mengunakan alat berat exavator ataupun PC.

"Jadi, untuk sementara kami hentikan secara lisan dan nantinya akan ditunggu perkembangan aktifitas tambang ini," jelas Suherman.

"Kalau memang aktifitas tambang darat ini tidak memiliki perizinan dan secara analisa dapat mengakibatkan kebanjiran maka akan ditindak secara tegas," ujarnya.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan tanah resapan yang rawan banjir, jika kawasan itu digarap pertambangan



1   2