Pemilk Toko di Sungailiat Timbun Gas Melon di Gudang

Dwi H Putra    •    Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:07 WIB
Lokal
anggota Satpol PP Bangka saat menggerebek gudang yang menimbun gas melon di Sungailiat.(dwi/wb)
anggota Satpol PP Bangka saat menggerebek gudang yang menimbun gas melon di Sungailiat.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Satpol PP Kabupaten Bangka langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji tiga kilogram atau gas melon di masyarakat.  Akhirnya Satpol PP mendapatkan salah satu toko di Kampung Baru Sungailiat menimbun sebanyak 21 tabung gas melon.

"Gas elpiji bersubsidi tersebut diduga ditimbun pemilik toko di gudang demi keuntungan pribadi. Ini merupakan tindak lanjut kami menanggapi keluhan warga tentang kelangkaan gas tiga kilo," kata Kepala Satpol PP Bangka, Daylan Amrie diwakili Kabid Penegakkan Perundang-undangan, Achmad Suherman di Sungailiat, Rabu (23/10/2019).

Menurutnya, operasi yang mereka lakukan semata-mata menindaklanjuti keluhan masyarakat, ditemukannya gudang toko yang dimaksud berkat informasi masyarakat setempat yang mensinyalir pemilik gudang toko melakukan penimbunan gas melon.

"Kami periksa gudang toko tersebut dan ditemukan 21 tabung gas tiga kilogram subsidi, pemilik toko mengaku membeli gas itu di sebuah pangkalan di Kampung Baru dengan harga Rp 18.000 per tabung dan pemilik toko jual kembali Rp 20.000 per tabung kepada masyarakat," ujar Suherman.

Suherman menambahkan transaksi perdagangan yang dilakukan pemilik gudang dan pangkalan seperti ini dipastikan melanggar aturan, sehingga Penyidik Pol PP Bangka bertindak dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Hal ini jelas menyalahi aturan seharusnya pangkalan jual langsung ke warga dengan harga Rp 15.900 per



1   2