Demokrat Bangka Barat Usung Angga di Pilkada 2020

Chairul Aprizal    •    Jumat, 01 November 2019 | 13:57 WIB
Pilkada
Sekjend DPC Demokrat Bangka Barat Nova Triwahyudi.(rul/wb)
Sekjend DPC Demokrat Bangka Barat Nova Triwahyudi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- DPC Demokrat Kabupaten Bangka Barat menyatakan sikap di Pilkada 2020 Bangka Barat akan jadi pemain langsung bukan penonton semata.

Hal ini disampaikan Sekjend DPC Demokrat Bangka Barat Nova Triwahyudi didampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bangka Barat Izkar saat ditemui di ruang Fraksi Bintang Terdepan DPRD Bangka Barat, Kamis (31/10/2019) kemarin.

"Jadi kita terhitung per awal bulan per tanggal satu mulai buka pendaftaran pencalonan. Bagi siapapun yang ingin mendaftarkan diri kita buka peluang selebarnya, siapapun bisa, kita tidak membatasi, mulai tanggal 1 November ini," kata Nova.

Nova mengungkapkan pihaknya sudah menetapkan calon internal dari Partai Demokrat dan sudah disampaikan ke DPD Demokrat Provinsi Bangka Belitung.

 "Angga Saputra Salim itu salah satu kandidat untuk internal dari Partai Demokrat, sudah satu tiket internal memang kita sepakati diberikan ke Angga," ungkap Nova.

Hal ini dibenarkan oleh Izkar jika Sayuti selaku Ketua DPC Demokrat Bangka Barat sudah menyerahkan satu tiket ini kepada Angga sebagai nama yang akan diusung dari internal.

"Kami yang pasti tetap satu orang terlepas akan jadi cabup atau cawabup, sudah dikonfirmasi ke Ketua DPC Sayuti Asyad. Beliau bersedia tidak nyalon tetapi kata beliau sudah punya orang yaitu Angga Saputra Salim," terang Izkar yang juga anggota Komisi II DPRD Bangka Barat.

"Ini salah satu kandidat murni Partai Demokrat terlepas mau jadi calon bupati atau wakil bupati, yang penting Demokrat menyatakan sikap hari ini tanggal satu membuka selebar-lebar mungkin baik internal maupun luar untuk segera mendaftarkan diri sebagai Kandidat," kata Izkar.

Izkar menuturkan secara langkah politik sudah menyarankan Angga untuk sowan ke pasangan yang dia inginkan tanpa mengarahkan hanya kepada orang tertentu.

"Diberikan seluasa mungkin Angga untuk menentukan dia mau nomor satu atau nomor dua, kalau dia nomor dua berpasangan dengan siapa itu hak dia" tukasnya.

"Ke DPD nama Angga sudah, sudah Oke. Di internal sudah di Angga,  ekternal silakan sebanyak-banyaknya. Biasanya kan kita di Pilkada sebelumnya mendukung, untuk Pilkada kali ini kita tetap mengusung terlepas siapapun itu," tegasnya.

Nova menambahkan tidak menutup kemungkinan Angga akan bersaing juga dengan nama dari eksternal dan tetap akan diberikan satu tiket dari Demokrat agar tetap menjadi pengusung bukan pendukung pada Pilkada 2020 nanti.(rul/wb)

 

Halaman