Merasa Dihina dan Dianiaya, Fadillah Laporkan Oknum Polisi ke Polres Babar

Chairul Aprizal    •    Selasa, 05 November 2019 | 23:47 WIB
Lokal
Fadillah saat melapor ke Mapolres Bangka Barat.(rul/wb)
Fadillah saat melapor ke Mapolres Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Fadillah (33) warga Kampung Air Samak Muntok melaporkan oknum anggota polisi yakni Bripka AP ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Bangka Barat, Selasa (5/11/2019) malam.

Fadillah melaporkan Bripka AP dengan tuduhan penghinaan, pengancaman, dan penganiayaan.

Menurut pengakuan Fadillah, istri oknum polisi tersebut punya utang pinjaman uang sebesar Rp 5 juta dengan jangka waktu 75 hari dan angsuran Rp 100 ribu per hari. Sisa utang yang ditagih masih Rp 2,7 juta.

Namun saat hendak ditagih, malah istri oknum polisi tersebut tidak ada kabar lantaran pulang kampung.

"Kita datang ke rumah baik-baik nagih utang, yang utang bininya. Pas kita nagih utang ke rumahnya, mereka saling lempar pembayaran," tutur Fadillah.

Fadillah mengungkapkan sebelumnya ia sempat diperingatkan oleh oknum polisi tersebut jika menagih utang ke istrinya tapi jangan pernah menginjak rumahnya.

"Pas mau ditagih pulang kampung, selama satu bulan itu putus hubungan. Setelah itu dapat info yang bersangkutan sudah datang ke Muntok. Saya menyuruh anak buah saya buat ngintip, rupanya memang ada istrinya di rumah. Sore hari saya langsung datang dengan maksud baik," tutur Fadillah.

Masih menurut Fadillah, sang istri dan Bripka AP saling lempar soal pembayaran utang. Bripka AP malah emosi terhadap Fadillah. Keributan pun tak dapat dielak, Fadillah dan Bripka AP terlibat saling dorong.

"Dia langsung



1   2