Uang Rp158Juta Dikembalikan, 13 Anggota DPRD kota Masih Berstatus Saksi

HendriDede    •    Selasa, 05 November 2019 | 14:24 WIB
Lokal
Jumpa pers Kejaksaan Negeri kota Pangkalpinang, terkait penetapan mantan sekwan kota Pangkalpinang. (Dede/wowbabel)
Jumpa pers Kejaksaan Negeri kota Pangkalpinang, terkait penetapan mantan sekwan kota Pangkalpinang. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Anggota DPRD Kota Pangkalpinang tahun 2017 yang diduga fiktif, memasuki babak baru. Mantan sekwan kota Pangkalpinang, Latif Pribadi (LP) ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari kota Pangkalpinang, Selasa (5/11/2019).

Penetapan tersangka LP dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 44 orang, yang terdiri dari anggota dewan 21 orang, dari pemerintah pusat 4 orang, Honorer Sekwan 3 orang. Selain itu, mantan PNS satu orang dan keluarga dari anggota Dewan 3 orang. 

Baca Juga : Mantan Sekwan Kota Tersangka Baru SPPD Fiktif

Selain LP, perkara ini sudah menyeret Budik Wahyudi selaku Bendahara Sekwan Kota Pangkalpinang. Budik sendiri sedang menjalani masa hukuman 1,5 tahun kurungan di Lapas Tua Tunu Pangkalpinang. Sebanyak 13 orang anggota DPRD kota Pangkalpinang, sejauh ini masih berstatus saksi.

Mereka antara lain Satria Mardika, Zaki Yamani, Zainuri, Rano, Achmad Subari, Michael Pratama, Amir Rahman, Djubaidah, Marsyahbana, Jumdiyanto, Sadiri, Murti Murdiana, Yahya Muhammad (Almarhum) dan Azmi Hidayat (Almarhum). 

Pihak Kejari kota Pangkpinang juga menyita uang tunai senilai Rp158 juta yang dikembalikan oleh anggota DPRD kota peri



1   2      3