Atasi Banjir, Molen Kumpulkan Lurah dan Camat

HendriDede    •    Rabu, 06 November 2019 | 23:57 WIB
Lokal
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen.(hen/wb)
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www, wowbabel --Beberapa hari terakhir wilayah Kota Pangkalpinang mulai diguyur hujan setelah sekian lama musim kemarau berlangsung.

Dari 42 Kelurahan di Kota Pangkalpinang, terdapat sekitar 11 Kelurahan yang rawan genangan air dan banjir. Untuk mengatasi masalah banjir tersebut, Pemkot Pangkalpinang bersama dengan Lurah dan Camat menggelar rapat membahas penyebab dan mencari solusi penanganan banjir.

Satu persatu perwakilan dari Kecamatan dan Kelurahan menyampaikan solusi dan penyebab terjadinya banjir di wilayah rawan banjir di Kota Pangkalpinang.

"Jadi melalui rapat ini, kita bersama membahas solusi yang diharapkan masyarakat, dan ini memang harus kita tindak lanjuti," kata Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, usai rapat pembahasan penanggulangan banjir di Pangkalpinang, yang digelar di Kelurahan Bukit Sari, Rabu (6/10/2019).

Kata Molen, sapaan akrabnya, solusi dalam menghindari menghadapi serta menangani banjir adalah dengan cara sendimentasi, menangani tambang-tambang ilegal dan melakukan gotong royong.

"Dan juga talud-talud yang sekarang lebih rendah dari jalan. Nah, ini harus kita lakukan peninggian dalam waktu dekat kita akan melakukan penggalian, pengerukan, biopori dan sampah," ujarnya.

Molen mengatakan untuk menyelesaikan masalah banjir diperlukan sinergi dari masyarakat dan pemerintah dan harus dilakukan secara bersama-sama.

"Pangkalpinang ini berbentuk seperti kuali, jadi merupakan



1   2