Trotoar Jadi Lahan Parkir dan Tempat Berjualan

HendriDede    •    Rabu, 06 November 2019 | 13:42 WIB
Lokal
Trotoar jalan di kawasan Jalan Trem Kota Pangkalpinang digunakan untuk parkir dan berjualan.(hen/wb)
Trotoar jalan di kawasan Jalan Trem Kota Pangkalpinang digunakan untuk parkir dan berjualan.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Baru saja selesai dibangun beberapa waktu lalu, kini trotoar di kawasan Jalan Trem Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung dijadikan lahan parkir dan tempat PKL berjualan.

Padahal sebelumnya, 18 Oktober lalu, Pemkot Pangkalpinang telah mengingatkan agar pedagang kaki lima (PKL) tidak berjualan di atas trotoar dan badan jalan di kawasan Pasar Induk Kota Pangkalpinang.

"Dengan kondisi sekarang, kita harus mengambil tindakan tegas. Sudah berkali-kali kami (menertibkan--red) terhadap para pedagang-pedagang yang menggangu kenyamanan lalu lintas," tegas Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat melakukan gotong royong di Pasar Induk.

Selain itu, keberadaan PKL yang menggunakan badan jalan ini tidak hanya terlihat di kawasan Jalan Trem saja, namun juga dapat dilihat di kawasan Pasar Pagi, Pangkalpinang.

Sementara itu Plt Kasatpol PP Kota Pangkalpinang, Susanto mengatakan dalam hal penataan dan mengatur para PKL merupakan domain Disperindag, yaitu UPT Pasar.

"Itu adalah domainnya Disperindag, dalam hal ini UPT Pasar. Karena doktrin kita adalah penertiban. Atau mungkin nanti ada suatu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kota nanti bagaimana," ujar Susanto.

Untuk itu, kata Susanto, pihaknya saat ini sedang menggalakkan sosialisasi kepada Kecamatan, Kelurahan serta RT RW tentang Perda Kota Pangkalpinang NO 7 tahun 2019 dan No 36 tahun 2019.

"Makanya kita adakan sosialisasi seperti



1   2