Didit Minta Tuntaskan Kasus Rusuh di Sijuk

Firman    •    Jumat, 08 November 2019 | 06:51 WIB
Lokal
Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya.(dok)
Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya.(dok)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- DPRD Provinsi Bangka Belitung menggelar rapat gelar pendapat dengan sejumlah pihak, seperti Polda Babel, Satpol PP Provinsi Babel dan Wakil Gubernur Babel, Kamis (7/11/2019) di ruang rapat Banmus DPRD Babel.

Rapat dengar pendapat tersebut, menindaklanjuti permasalahan adanya kerusahan dan penyerangan oleh sejumlah penambang terhadap Wakil Gubernur dan anggota Satpol PP Provinsi Bangka Belitung, berapa waktu lalu di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, saat melakukan razia tambang illegal, Sabtu (2/11/2019) lalu.

Acara rapat dengar pendapat ini juga dihadiri Wakapolda dan sejumlah pejabat utama Polda, dan para anggota DPRD Babel.

Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya usai rapat dengar pendapat mengatakan intinya pihaknya mau mendengar laporan, baik dari Satpol PP Provinsi maupun pihak Kepolisan dalam hal ini diwakili Wakapolda Babel.

"Dalam hal ini pihak Polda Babel, sepakat akan tetap memproses dari pada laporan Satpol PP Provinsi, atas penyerangan dan perusakan yang terjadi di Belitung, berapa hari yang lalu saat melakuan razia penertiban tambang illegal," tegas Didit.

Selain itu dikatakan Didit, terkait proses hukum, Polda Babel, juga akan melanjutkan laporan dari penambang atau masyarakat terhadap perusakan alat-alat tambang milik penambang.

"Yang jelas keinginan dari pihak Satpol PP Provinsi ini, akan tetap diproses, dan pihak Polda Babel pun siap memporses ini, nanti tinggal teman-teman dari Satpol PP, melaporkan dengan data yang lengkap dan akurat termasuk hasil visumnya juga di laporkan," terang Didit.

Sementara itu Wakapolda Polda Bangka Belitung (Babel) Kombes (Pol) Slamet Hadi Supraptoyo, ketika diwawancara mengaku masih tetap lanjut proses hukum.

"Kita tetap lanjut proses hukum ya, dan kita juga masih proses penyidikan," jelas Wakapolda.

Ketika disinggung sampai saat ini belum ada penetapan tersangka atas kasus tersebut.

"Belum ada yang ditetapkan tersangka dan saski-saksi masih dalam proses penyidikan, dan kita tetap lanjutkan penindakan hukum ya," terang Kombes (Pol) Slamet Hadi Suprapto.

Wakapolda juga menambahkan, mereka tidak menargetkan berapa lama proses hukum. "Kita tidak menargetkan kapan paling lama ya, kalau sudah ketemu orangnya, ya langsung kita tangkap ya," tutup Wakapolda sambil meninggalkan ruangan Banmus DPRD Babel .(fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL