Menpan-RB Janji Cek Ulang Syarat Berbahasa Inggris di Tes CPNS 2019

Endi    •    Senin, 11 November 2019 | 19:24 WIB
Nasional
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo. (Dag/wowbabel)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo. (Dag/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) 2019 sudah dibuka mulai Senin (11/11/2019).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo, menegaskan akan membuka akses semudah-mudahnya pada para calon pelamar.

"Intinya pelaksa dari pada proses CPNS itu adalah BKN, kami hanya mengeluarkan surat keputusan dan regulasinya dan silahkan dibuka di online BKN," kata Tjahjo Kumolo, usai membuka Pronas XV Korpri, di Pangkalpinang, Senin (11/11/2019).

Namun dalam seleksi CPNS tahun ini, terdapat beberapa instansi pemerintah yang mensyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, sebagai salah satu poin yang harus dipenuhi pelamar.

Hal ini tentunya akan memberatkan calon pelamar, jika sertifikat tersebut wajib berupa toefl resmi, terutama mereka yang tinggal diderah terpencil, mengingat kuota tes toefl resmi sangat terbatas, serta hasil serta sertifikat baru keluar satu minggu setelah tes.

Menanggapi hal itu Tjahjo mengatakan, belum mengetahui apakah persyaratan tersebut berlaku untuk semua formasi atau hanya untuk formasi-formasi tertentu.

Dirinya berjanji akan mempertanyakan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris tersebut secara lebih detail kepada BKN, namun ia berkeyakinan persyaratan yang ada bukan bertujuan untuk memberatkan calon peserta.

"Saya akan cek yang dipertayakan itu, sama grade-nya yang ada nanti juga akan kita cek. Yang penting tidak memberatkan para pelamar CPNS," tukasnya. (dag/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL