DPR RI Dorong Polda Lakukan Lidik dan Sidik Kasus Penyerangan Wagub Babel

Firman    •    Jumat, 15 November 2019 | 18:40 WIB
Lokal
Sarifuddin Sudding, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN saat melakukan kunjungan ke Polda Babel. (Firman/wowbabel)
Sarifuddin Sudding, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN saat melakukan kunjungan ke Polda Babel. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding meminta Kepolisan Daerah Bangka Belitung (Polda Babel), memproses lidik dan sidik kasus penyerangan Wagub Babel Abdul Fatah, di Desa Sijuk Kabupaten Belitung, berapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, dalam kunjungan kerja spesifik evaluasi sistem penegakan hukum, bersama rombongan Komisi III ke Babel, Jumat (15/11/2019) di gedung Tribrata Mapolda Babel.

"Iya tadi sudah kita dorong aparat kepolisan untuk segera proses lidik dan sidik kasusnya," ungkap Sarifuddin.

Selain itu, Sarifuddin juga mempertanyakan, tidak adanya aparat keamanan yang membackup waktu penertiban tambang ilegal dilakukan.

"Apakah ada dugaan aparat yang ikut membekingi pertambangan itu, apa lagi lokasinya masuk kawasan hutan lindung," tukasnya.

Tambah Sarifuddin, jika ada dugaan aparat yang membekingi tambang-tambang ilegal ini, dirinya mendesak untuk dicopot dan dipecat sesuai arahan Presiden Jokowi 

"Kita juga meminta pihak kepolisan dalam menangani tambang ilegal yang ada di Bangka Belitung, jangan 
hanya lakukan penegakan hukum terhadap yang kecil saja. Tapi lakukan juga terhadap yang besar yang dianggap ilegal, Ibarat ikan tri, jangan hanya ikan trinya saja dilakukan tapi juga ikan kakapnya harus dilakukan penertiban, karena saya rasa mungkin disitu ada yang ikut membekingi," tegasnya.

Sarifuddin menilai penambangan ilegal sudah sangat marak, dan para penambang kelas kakap kini bebas berkeliaran di Babel yang seharusnya menjadi sasaran para penegak hukum.

"Nanti hari Rabu kita akan rapat dengan Kapolri dan seluruh Kapolda seluruh Indonesia, dan nanti kita juga akan menanyakan kepada Kapoldanya seperti apa progres penanganan hukumnya," tukas Sarifuddin Sudding. (Firman/wb)



MEDSOS WOWBABEL