Jumat Berkah di Lapas Muntok, Ada Cuci Motor Gratis untuk Pengunjung

Salah satu keluarga napi menyerahkan motornya untuk dicuci gratis oleh penghuni lapas Muntok. Cuci motor gratis adalah program Jumat Berkah Lapas Muntok Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)
Salah satu keluarga napi menyerahkan motornya untuk dicuci gratis oleh penghuni lapas Muntok. Cuci motor gratis adalah program Jumat Berkah Lapas Muntok Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Pelaksana tugas (Plt) Kalapas Muntok Kabupaten Bangka Barat (Babar), Mehdi melaunching layanan kunjungan Jumat Berkah, Jumat (15/11/2019) di Lapas Muntok Babar.

Menurut Mehdi, selama ini paradigma masyarakat terhadap Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) merupakan organisasi pelayanan tertutup. Karenanya, saat ini pihaknya akan menjadikan organisasi Lapas dengan keterbukaan informasi kepada publik.

"Amanah Presiden kan kita ini harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan," ucapnya.

"Nah dari situ kita berusaha secara bertahap melakukan inovasi demi mewujudkan peningkatan pelayanan dengan layanan kunjungan Jumat Berkah, cuci motor gratis bagi pengunjung keluarga warga binaan," kata Mehdi.

Mehdi menjelaskan, setiap hari Jumat, lapas membuka pelayanan kunjungan untuk keluarga narapidana. Namun mulai sekarang keluarga yang berkunjung harus diberikan kesan yang baik selama berkunjung.

Ditambahkannya, motor dicuci oleh warga binaan yang sedang menjalani program, dan di cuci ditempat pencucian Lapas Muntok.

"Kita ingin berikan pelayanan terbaik yang berkesan, dibuka dari jam 8 sampai jam dua siang, jam kunjungan tidak ada batasan sampai jam kunjungan kita akan cuci gratis motornya," tandasnya.

Mehdi menuturkan, biasanya pengunjung bisa mencapai 30 keluarga warga binaan yang berkunjung jadi sebanyak itu pula pihaknya akan siap melakukan cuci motor gratis.

"Tetap akan tingkatkan terus inovasi pelayanan, karena kita ingin mengubah persepsi masyarakat bahwa lapas ini adalah tempat pendidikan agar kita berikan skill dan mengubah perilaku warga binaan lebih baik jika keluar dari sini punya bekal skill," terangnya.

Salah satu keluarga pengunjung Suryani (51) warga Jalan menara air mengaku senang dan berterima kasih karena Lapas telah memperlakukan anak kandungnya yakni napi Rian Suseno dengan manusiawi di dalam Lapas.

"Jenguk anak, dua Minggu sekali, ya senanglah dari awal sampai keluar ramah pelayanan baguslah, ini ditambah sekarang motor dicuci mudah-mudahan dibalas sama Allah kebaikannya," kata Suryani. (Rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL