Video Eksekusi Uang Terpidana Korupsi Kokos Lim

Tim_Wow    •    Jumat, 15 November 2019 | 17:43 WIB
Video Kite
Video konferensi pers Kejaksaan RI terkait eksekusi uang tunai senilai Rp477 miliar lebih dari terpidana korupsi Kokos Lim. (Ist)

JAKARTA, www.wowbabel.com - Eksekusi barang bukti senilai Rp477 miliar lebih dari terpidana sekaligus buronan kasus tindak pidana korupsi, Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim langsung viral dan menjadi perbincangan. Nilai uang yang sangat fantastis, yang berhasil dieksekusi pihak penegak hukum dalam kurun tahun 2019.

Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim adalah buronan korupsi yang telah merugikan keuangan negara melalui PT PLN Batubara senilai Rp477 miliar lebih. Terpidana Kokos ditangkap Senin (11/11/2019) lalu di Jalan TB Simatupang 71, Jakarta Timur.

"Alhamdulillah sudah putus MA, inkrah, terhadap terpidana atas nama Kokos Jiang sudah kita eksekusi badan," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Warih Sadono, saat konferensi pers di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, seperti dilansir Kontan, Jumat (15/11/2019).

Kasus yang menjerat Kokos terjadi saat dia masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Tansri Madjid Energi (PT TME) dan selaku kuasa dari Andi Ferdian, Direktur PT TME. Kasus ini mencuat setelah ada kejanggalan terkait kerjasama PT TME dan PT PLN Batubara.

"Kasusnya adalah tindak pidana korupsi dalam perjanjian kerjasama antara PT PLN Batubara dengan PT TME, terkait perjanjian kerja sama pengadaan batubara untuk keperluan PLN," lanjutnya.

Kokos terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama Direktur Utama PT PLN Batubara Khairil Wahyuni, mengatur dan mengarahkan untuk membuat nota kesepahaman dan kerjasama operasi pengusahaan penambangan batubara agar diberikan kepada Kokos. 

Kokos lalu membuat dan menandatangani nota kesepahaman dan kerja sama tanpa dilakukan "deks study" dan kajian teknis. Dilanjutkan dengan melakukan pengikatan kerjasama jual beli batu bara yang masih berupa cadangan, serta membuat kerjasama yang tidak sesuai spesifikasi batu bara yang ditawarkan.

Kokos sendiri sudah diputus kurungan 4 tahun penjara, ditambah denda Rp 200 juta atau diganti pidana kurungan selama 6 bulan. Tak berhenti disitu, Kokos diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp477 miliar lebih, berdasarkan amar putusan Mahkamah Agung nomor 3318 K/Pid.Sus/2019 tertanggal 17 Oktober 2019.

Namun, Kokos kemudian menjadi buronan kejaksaan usai vonis diketok oleh hakim.

Hingga akhirnya, pihak Kejaksaan RI melakukan eksekusi barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp477.359.539.000 (empat ratus tujuh puluh tujuh milyar tiga ratus lima puluh sembilan juta lima ratus tiga puluh sembilan rupiah). 

Hal ini terungkap dalam konferensi pers Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, di Sasana Pradhana Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Eksekusi barang bukti perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana KOKOS JIANG alias KOKOS LEO LIM selaku Direktur Utama PT TANSRI MADJID ENERGI (PT. TME) berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor :3318K/Pid.Sus/2019 tanggal 17 Oktober 2019 yang menyatakan dalam amarnya menyatakan terdakwa KOKOS JIANG Als. KOKOS LEO LIM telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “korupsi secara bersama-sama”. (*)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE