Sektor Kelautan Babel Jadi Prioritas KKP

Endi    •    Sabtu, 16 November 2019 | 15:24 WIB
Lokal
Menteri KKP Edhy Prabowo berdialog dengan nelayan Sungailiat, Sabtu (16/11/2019). (Dag/wowbabel)
Menteri KKP Edhy Prabowo berdialog dengan nelayan Sungailiat, Sabtu (16/11/2019). (Dag/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, menegaskan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang dipriotitaskan KKP untuk membangun bidang kelautan dan perikanan.
 
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo, yang memintanya intens membangun komunikasi secara terus menerus dua arah dengan pelaku usaha perikanan, baik pengusaha tangkap ikan maupun budidaya ikan.

"Babel ini luas airnya 80 persen dan tanah 20 persen, jadi konsep kerja KKP harus mengacu pada luasan airnya, jika Babel tidak diperhitungkan KKP salah, makanya Babel harus difokuskan," tegas Edhy, saat memberi sambutan dalam dialog dengan nelayan Sungailiat kabupaten Bangka, Sabtu (16/11/2019).

Diakuinya, masih banyak daerah  kepulauan seperti Kepri, Maluku, dan lainnya yang juga menjadi prioritas, namun Babel akan lebih prioritas karena akses cukup dengan pemerintah pusat.

"Babel lebih spesifik karena provinsi kepulauan paling dekat dengan Jakarta, karena hanya 45 menit dari Jakarta, naik kapal laut juga hanya satu malam dari Tanjung Priok," jelasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Edhy mendapat banyak pertanyaan dari nelayan, yang salah satunya meminta pengerukan alur muara Sungai Jelitik, yang hingga kini masih menjadi polemik.

"Saya datang kesini mau mendengar keluhan masyarakat nelayan disini, karena majunya nelayan tanggungjawab kami, yang dibantu gubernur dan bupatinya," katanya.

"Saya akan lakukan pendalaman alur muara (Sungai Jelitik,-red), kami akan koordinasi dengan pemda dan perhubungan, tidak sulit itu. Kalau bisa diselesaikan sekarang kita selesaikan sekarang," tukasnya. (Dag/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL