Film Bintang di Langit Muntok Tunggu MoU Bupati Sebelum Produksi

Chairul Aprizal    •    Senin, 18 November 2019 | 22:23 WIB
Hiburan
Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Romi'at. (Chairul/wowbabel)
Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Romi'at. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Romi'at menyampaikan pihaknya mendukung penuh Film 'Bintang di Langit Muntok' yang akan segera di produksi.

Film layar lebar yang akan diperankan oleh Vino G Bastian dan 6 artis ibukota ini, tinggal selangkah lagi agar bisa segera dilanjutkan.

Romi'at mengungkapkan, saat ini Bupati Babar, Markus memiliki jadwal yang padat sehingga belum dapat menandatangani rekomendasi pembuatan film tersebut.

"Jadi kita sifatnya dukungan agar ini bisa terlaksana sudah diajukan MoU nya, nanti kepastian itu antara bulan Januari Februari itu," katanya saat berbincang dengan Produser Dhidiet A dan Penata Artistik Wardoyo di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019).

Romi'at menyampaikan, bahwa film ini akan membawa dampak besar positif untuk pengenalan pariwisata Babar ke kancah nasional dan dunia apabila sukses nantinya,

Serta meminta agar film ini tetap mengangkat pariwisata, kebudayaan, dan adat istiadat yang ada di kabupaten Bangka Barat sesuai dengan tujuan Disparbud Bangka Barat.

"Rencana hari Jumat kita mau ketemu sama pak Bupati cuma pak Bupati masih banyak kerjaan jadi kita batalkan dulu," katanya.

Proses menunggu MoU yang sedang diajukan Disparbud agar bisa sampai ke tangan Bupati Bangka Barat untuk mengeluarkan rekomendasi pembuatan Film Bintang di Langit Muntok ini sudah memakan waktu menunggu hingga 3 bulan.

"Sedang proses karena pak Bupati nya lagi keluar kan jadi agak lama lah ya, tapi kemarin sudah dinaikkan MoU-nya," kata Romi'at.

Dijelaskan Romi'at saat ini sudah berbeda pengajuan MoU sedikit lebih panjang karena perlu di bahas oleh tim penilai berbeda dengan aturan sebelumnya.

"Sekarang ini dibahas dulu nah gitu jadi panjangnya tuh disitu, di proses dulu oleh tim nanti baru dibicarakan oleh masing-masing pihak," terangnya.

Romi'at mengungkapkan semua harus melalui alur birokrasi untuk dapat diproses dan hanya perlu ikut aturannya.

"Nanti paling tidak kita akan dukung akomodasi, transportasi, barangkali konsumsi," ungkapnya.

Selebihnya akan didukung oleh berbagai sektor dan sponsor serta Disparbud akan menyerahkan mandat kepada komunitas AMPeGe untuk melaksanakan pembuatan Film ini.

"Nanti Disparbud hanya akan sebagai yang mengetahui selebihnya nanti AMPeGe diberikan legalitas untuk bersama-sama Farzana Cinema memproses film ini," tuturnya. (Rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL