Kiriman Tiga Mayat Misterius, Kapolres Buka Posko Pengaduan Orang Hilang

Kapolres Bangka Barat dan Dandim 0431/BB saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Posko Pengaduan Orang Hilang. (Chairul/wowbabel)
Kapolres Bangka Barat dan Dandim 0431/BB saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Posko Pengaduan Orang Hilang. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Kapolres Bangka Barat AKBP. Muhammad Adenan membuka Posko Pengaduan Orang Hilang di Mako Satpol Air Polres Babar, di Kampung Tanjung Muntok Kabupaten Bangka Barat, Senin (25/11/2019) pagi.

"Kami dari polres Bangka Barat bersama Kodim 0431 Bangka Barat, TNI angkatan laut pada tiga hari belakang memang kami melaksanakan penemuan mayat," katanya.

Adenan menyampaikanm Posko Pengaduan ini dengan tujuan apabila ketiga mayat yang ditemukan secara berturut-turut ini diketahui oleh keluarganya.

"Berkaitan dengan penemuan tiga mayat berturut-turut  dimulai dari pantai Tembelok informasi dari masyarakat, yang kedua ditemukan di perairan Tanjung Bersayap sekitar 20 mil dari sini, tadi malam itu ditemukan lagi satu mayat jadi satu hari berturut-turut kita temukan 3 mayat," terang Kapolres.

Menurut Kapolres, posko pengaduan orang hilang ini bertujuan untuk mempermudah proses identifikasi mayat karena tim kepolisian juga kesulitan untuk mendapatkan identitas dari mayat yang sudah tidak dalam kondisi utuh akibat lama di laut.

"Dari Inafis kita kesulitan tidak lagi sidik jarinya, mayat yang pertama tidak ada kepala posisi sudah tulang, yang kedua menggelembung mengambang kondisi masih lengkap, yang ketiga kepala tidak ada tangan tidak ada kemudian kondisi lama sudah kondisi berbusa," ujarnya.

"Pada saat ini kita masih evakuasi ada yang lain kita masih selidiki, kondisi mayat sudah kita bawa ke RSUD Muntok, nanti kita akan bekerjasama dengan tim DVI," tambah Adenan.

Adenan mengakui belum bisa mengetahui mayat siapa maka posko pengaduan orang hilang ini diharapkan dapat membantu dan segera melaporkan ke nomor pengaduan yakni 082281297976.

"Pada saat ini kita belum bisa menentukan mayat ini siapa, dan kita pada saat ini sekalian kita buat posko pengaduan orang hilang siapapun kita buka posko di sini bersama dinsos, Basarnas kita buka pengaduan mungkin silahkan bisa menelpon ke nomor kita," tandas Kapolres.

Kapolres juga sudah mengkoordinasikan hal ini ke polres-polres di daerah lain untuk membantu menyebarkan informasi penemuan tiga mayat ini.

"Baik ini juga kita sampaikan ke polres lain ke sosial media juga kita sampaikan, tim dvi akan melakukan otopsi oleh tim ahlinya, kita melihat ini memang yang berbicara ahlinyalah," tuturnya.

Kapolres menduga posisi mayat sudah lama mengapung dilaut dan berasal dari luar daerah yang akhirnya sampai ke Bangka Barat.

"Ini mungkin ada kaitan antara satu dengan yang lain, kita belum tahu belum bisa menyimpulkan itu, ada info kita tindak lanjuti kalau patroli sudah rutin kita patroli kita ada tiga kapal yang kita gunakan untuk patroli," tukasnya.

Kapolres belum bisa memastikan penyebab kematian mayat, dan belum dapat menyatakan hal ini ulah dari perompak di laut.

Dandim 0431/BB menambahkan himbauan kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya segera melaporkan ke posko yang sudah dibuka.

"Kami mengimbau untuk masyarakat kalau ada keluarganya yang hilang dalam hal ini kalau ada informasi belum ada yang kembali, segera laporkan ke Polsek terdekat pos Al sehingga kita bisa menginformasikan dan menindaklanjuti, untuk masyarakat yang ada di daerah-daerah," tutupnya. (Rul).



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL