Presiden Jokowi Dorong Perdamaian di Semenanjung Korea

Tim_Wow    •    Selasa, 26 November 2019 | 17:38 WIB
Nasional
Presiden Joko Widodo pada acara Leaders' Retreat Luncheon di APEC Nurimaru House, Busan, Selasa, 26 November 2019. (foto: setpres)
Presiden Joko Widodo pada acara Leaders' Retreat Luncheon di APEC Nurimaru House, Busan, Selasa, 26 November 2019. (foto: setpres)

BUSAN, www.wowbabel.com - Perdamaian dan kesejahteraan adalah dua hal yang sangat penting bagi kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur yang merupakan dua kekuatan ekonomi di kawasan. Dua hal tersebut saling terkait, tidak ada perdamaian jika tidak ada kesejahteraan dan kesejahteraan tidak mungkin tercapai jika tidak ada perdamaian.

Untuk itu, saat Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara Leaders' Retreat Luncheon di APEC Nurimaru House, Busan, Selasa, 26 November 2019, ia terus mendorong kerja sama di antara dua kekuatan ekonomi.

"Indonesia ingin dua economic powerhouse itu terus bekerja sama untuk kemakmuran rakyat kita," kata Presiden Jokowi.

Kerja sama tersebut, lanjut Presiden, dapat dilakukan jika stabilitas dan perdamaian hadir di kawasan. Oleh karena itu, Presiden Jokowi mendorong agar kedua kawasan terus membangun strategic trust, baik antara sesama anggota ASEAN, antara ASEAN dengan mitra wicara, maupun di antara mitra wicara ASEAN di Asia Timur.

"Tanpa strategic trust, akan sulit bagi kita untuk bekerja mewujudkan kemakmuran," imbuhnya.

Presiden Jokowi mengatakan, terdapat beberapa hotspot di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, di antaranya Semenanjung Korea. Indonesia, lanjut Presiden, ingin melihat terciptanya perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea secara berkelanjutan.

"Saya menghargai posisi Presiden Moon yang terus berupaya



1   2