Fuelcard Sudah Dibuka di Babar, Ini Aturan dan Batas Pembelian BBM

Fuelcard. (Ilustrasi)
Fuelcard. (Ilustrasi)

 

MUNTOK, www.wowbabel.com - Sejak Senin (25/11/2019) Samsat Bersama Wilayah Kabupaten Bangka Barat telah membuka pelayanan Fuelcard yang diatur pemerintah provinsi Bangka Belitung untuk mencegah mafia BBM Bersubsidi.

Kacabdin (Kepala Cabang Dinas) ESDM Kabupaten Bangka Barat Abdul sani menjelaskan saat ini masih menunggu mesin cetak dan pendaftaran sudah bisa dilakukan.

"Iya memang ada pendaftaran tapi mesin cetak yang dari bank-nya, Kita sudah menyampaikan surat edaran Gubernur itu, ke Camat untuk disosialisasikan ke masyarakat," kata Abdul Sani, Rabu (27/11/2019).

"Untuk mendaftarkan pembuatan fuel card dan dimulai tanggal 25 November 2019, kemudian pelaksanaannya mungkin tanggal 2 Desember 2019 di Bangka Barat," tambah Sani.

Kacabdin ESDM Bangka Barat mengatakan surat edaran sudah dikirim ke camat se-Bangka Barat untuk disosialisasikan dan juga akan dipasang spanduk.

"Iya ngantar berkas sambil nunggu alat cetak, ada tiga kan, ada Dinas Pertambangan, Samsat kemudian dari Bank, nanti bank yang akan mengeluarkan fuel card-nya itu," jelasnya.

Abdul Sani menerangkan untuk kartunya dikeluarkan oleh Bank BRI sebagai pihak yang mencetaknya.

"Iya Bank BRI. No. 541-1043. Ini yang pertama untuk BBM solar dulu yang di SPBU, tidak termasuk SPBN, untuk nelayan tidak pakai fuel card, belum, iya di SPBU untuk solar dulu tahap pertama ini, kita nunggu keputusan lebih lanjut untuk premium dari provinsi," ujarnya.

Sementara itu pegawai Samsat mengungkapkan sampai saat ini sudah ada 3 (tiga) orang yang mendaftar yaitu pemilik kendaraan pribadi.
 
Aturan Fuelcard yakni Fuelcard dapat diisi ulang melalui kartu ATM BRI maupun Bank lain, unit kerja BRI, kios Brizzi, Bumdes, Internet Banking BRI, dan Mobile Banking BRI.

Untuk Pendaftaran membawa STNK dan KTP asli serta fotokopinya, Plat nomor kendaraan BN dan membayar Pajak Kendaraan bermotor, serta biaya cetak Fuelcard Rp.20.000.

Batas atas pembelian Solar subsidi untuk angkutan umum roda 4 sebanyak 30 Liter/Hari, kendaraan umum/pribadi roda 6 atau lebih sebanyak 60 liter/hari, dan kendaraan pribadi roda 4 sebanyak 20 liter/hari.

Batas atas pembelian premium subsidi (bensin Ron 88) untuk angkutan umum roda 4 sebanyak 30 liter/hari, kendaraan pribadi roda 4 sebanyak 20 liter/hari, dan kendaraan roda 2 dan 3 sebanyak 5 liter/hari. (Rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL